Kesehatan
Listrik di Letti Padam, Rawat Pasien di Kegelapan, Komisi II Diminta Panggil PLN
AMBON, DM.COM,-Mesin milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Serwaru, Kecamatan Letti, Kabupaten Maluku Barat Daya, awalnya tidak “rewel” meski mesin bekas. Namun, berjalannya waktu, mesin itu mengalami masalah.
Akibatnya, listrik sering dilakukan pemadaman bergilir. Desa Pulau Letti bagian timur dilakukan pemadaman bergilir dimalam hari. Sementara desa-desa di Letti Barat kebagian menyala di malam hati. “Jadi pemadaman dilakukan secara bergilir,”kata salah satu warga Letti, Jemi ketika menghubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (3/11/2022).
Ironisnya, Rabu (2/11/2022) malam, ketika listrik padam, salah satu pasien gawat dirawat dalam kegelapan. “Ini sangat berbahaya. Kalau perawatan dalam kegelapan bisa terjadi mal praktek (kesalahan medis). Kita ini belum merdeka. Selama ini kita tidak diperhatikan soal listrik,”kesalnya.
Padahal, ingat dia, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya, instruksi perhatikan wilayah perbatasan.”Tapi seolah-olah PLN melawan instruksi Presiden. Kita minta kepala PLN Serwaru diganti,”,kesalnya.
Untuk itu, dia berharap, Komisi II DPRD Provinsi Maluku, segera memanggil PLN Wilayah Maluku, agar mencari solusi agar mesin PLN Serwaru yang sudah tua agar diganti dengan mesin baru agar listrik normal.”Selama ini aktivitas kami terganggu. Kami ini sudah susah. Makanya kami minta perhatian Ketua Komisi II Pak Johan Lewerissa yang terhormat memperhatikan kami di wilayah perbatasan,”harapnya.
Terpisah, Kades Tutukey, Kecamatan Letti, Semi Pera meminta
Kepala PLN Serwaru menjelaskanalasan listrik di kota Serwaru dan desa Tutukey padam sedangkan di desa lainnya menyala??? “Apakah saudara takut dengan desa lain sedangkan kami tidak???? Kalau begini caranya saya pastikan saya sendiri yang turun tangan…… tidak perduli siapa kau,”tegas Pera lewat captio di laman facebooknya, Kamis (3/11/2022).(DM-01)