Connect with us

Politik

Tak Terbukti, Petrus Fatlolon “Banjir” Apresiasi, Kali Ini dari LIRA

Published

on

AMBON,DM.COM,-Apresiasi kepada, Petrus Fatlolon, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Periode 2017-2022, setelah tidak terbukti menerima aliran dana dugaan tindak pidana korupsi SPPD fiktif di BPKAD KKT, terus mengalir. Kali ini apresiasi dari Lumbung Informasi Rakyat (LIRA).

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Ambon, Harris Tewa, yang memimpin sidang enam terdakwa dugaan tindak pidana korupsi SPPD fiktif di BPKAD KKT mengapresiasi Fatlolon, karena tidak terbukti ikut menerima aliran dana.”Kita ikut mengapresiasi Pak Fatlolon, karena tidak terbukti menerima dana dari dugaan tindak pidana korupsi SPPDfiktifdiBPKADKKT. Sebab, selama ini tudingan dari pihak tertentu melalui pemberitaan kepada beliau seolah-olah ikut melakukan tindak pidana korupsi, cukup masif,” namun terbantahkan di persidangan,”kata Direktur LIRA Maluku, Yan Sariwating, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (22/12/2023).

Untuk itu, dia berharap, berbagai tindak pidana korupsi yang terjadi di bumi “Duanlolat,” dapat dimanilisir, jika Fatlolon kembali terpilih memimpin daerah itu pada periode kedua.”Kita berharap, ketika Pak Fatlolon, terpilih lagi memimpin KKT pada periode kedua, melakukan evaluasi total, agar kedepan tidak lagi terjadi tindak pidana korupsi,”jelasnya.

Meski begitu, dia berharap, berbagai persoalan tindak korupsi mesti dituntaskan oleh aparat penegak hukum. “Siapapun dia, jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi, mesti dimintai pertangungjawaban dimata hukum,”tandasnya.

Sementara itu, Herman Siamiloy, salah satu pengamat politik menilai, setelah Fatlolon dinyatakan tidak terbukti menerima aliran dana dugaan tindak pidana korupsi SPPD fiktif di BPKAD KKT, saat ini Fatlolon mulai fokus melakukan konsolidasi dan sosialisasi untuk merebut kursi Bupati KKT pada periode kedua.

“Tentu, tudingan yang dialamatkan kepada Pak PF (sapaan akrab Fatlolon), cukup mempengaruhi proses konsolidasi. Namun, setelah tidak terbukti korupsi, tentu Pak PF mulai fokus melakukan konsolidasi menuju Pilkada KKT September 2024 mendatang,”kata Siamiloy, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (21/12/2023).

Meski begitu, ingat dia, ditengah pemberitaan miring kepada PF yang seolah-olah menerima aliran dana, tidak menyurutkan semangatnya melakukan konsolidasi dengan melantik tim pemenangan di KKT dan di Kota Ambon.”Itu menandakan (lantik tim pemenangan) bahwa PF menunjukan kepada publik KKT bahwa tudingan kepadanya tidak terbukti,”jelasnya.

Soal peluang PF kembali terpilih pimpin KKT pada periode kedua, dia mengaku, persaingan merebut kursi Bupati KKT periode 2024-2029, berlangsung panas dan ketat. Namun, dia memproduksi PF bakal unggul dan terpilih. “Saya prediksi, PF berpeluang keluar sebagai pemenang. Ini karena sudah teruji dan berbuat di KKT pada periode pertama,”pungkasnya.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *