Connect with us

Politik

Diusung Parpol Non Seat, Salampessy-Luhukay Resmi Daftar di KPU Kota Ambon

Published

on

AMBON,DM.COM,-Memasuki penutupan pendaftaran di KPU Kota Ambon, sebanyak empat bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon, mendaftar di lembaga penyelenggara itu. Salah satunya, Muhamad Tadi Salampessy-Emilio Dominggus Luhukay yang diusung ssjumlah parpol non seat.

Sebelumnya, Bodewin Wattimena-Ely Toisuta, Agus Ririmasse-Novan Liem, dan Jantje Wenno-Syarif Bakrie Ashyatry, telah mendaftar di KPÙ Kota Ambon.

Bodewin-Ely diusung PDIP, Golkar, PKS, Gerindra, NasDem dan PSI. Mereka mendaftar Rabu 27/8/2024).Ririmasse-Liem diusung Demokrat, PAN, dan Hanura. Mereka mendaftar,,Kamis (29/8/2024).Wenno-Syarif diusung Perindo, PKB, dan PPP. Mereka mendaftar, Kamis (29/8/2024).Dan Salampessy-Luhukay diusung sejumlah parpol yang memiliki kursi dan non seat,,yakni Buruh (1 kursi), PKN, Gelora, Umat, dan PBB adalah parpol non seat.Salampessy-Lyhukay mendaftar di KPU Kota Ambon, Kamis (29/8/2024) malam.

Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud ketika menerima berkas pendaftafan Salampessy-Luhukay mengatakan, sesuai dengan peraturan KPU nomor 2 tahun 2024 terkait dengan tahapan tahapan pendaftaran pencalonan yang dilaksanakan pada hari ini yang kemudian telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Ambon pada tanggal 24 Agustus sampai dengan 26 Agustus 2024 dan kemudian masa pendaftaran dari tanggal 27 Agustus sampai dengan 29 agustus 2024.

” Hari ini, hari yang ketiga, merupakan hari terakhir pendaftaran. Sebelumnya kita telah kita terima pendaftaran pada hari kemarin. Hari pertama tidak ada pendaftaran dan hari kedua telah kita terima pendaftaran bakal pasangan calon walikota yang lain dan hari ini tadi telah kita terima bakal pasangan calon yang kedua dan yang ketiga dan yang terakhir kita terima pak Muhammad Tadi Salampessy dan Pak Emilio adalah pasangan bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Ambon yang ke-4,”jelasnya.

Dia mengaku, pemeriksaan dokumen persyaratan calon, ada dua hal yang harus diteliti. Pertama adalah syarat pencalonan dan yang kedua adalah syarat calon.

“Kita memastikan, apakah dokumen yang disampaikan itu betul-betul sudah lengkap atau tidak. Nah tadi sebelum kita melaksanakan proses pendaftaran ini telah dilakukan pemeriksaan dokumen oleh tim KPU Kota Ambon bersama dengan teman-teman dari Bawaslu Kota Ambon dan alhamdulillah puji syukur, puji Tuhan, setelah kita teliti dan telah kita sama-sama lihat kelengkapan dokumen pak Salampessy dan Pak Luhukay, sah dan lengkap,”tandasnya.

Selanjutnya, kata dia, KPU Kota Ambon akan memberikan rekomendasi atau surat pengantar untuk kemudian bakal pasangan calon akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan di RSUP Ambon nanti akan diberikan jadwalnya oleh tim.

“Apabila dalam layanan KPU Kota Ambon ada hal yang kurang berkenan, kami mohon dimaafkan. Kami Minta doanya, sehingga kami dapat melaksanakan tugas tahapan Pilkada ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan kontribusi untuk Kota Ambon manise kota yang sama-sama kita cintai ini,”harapnya.

Sementara itu, Salampessy mengatakan, keinginanya maju memimpin Kota Ambon, yang lebih sejahtera, lebih dinamis, Kota Ambon yang moderen dan Kota Ambon yang memiliki sumber daya alam mesti dikelola dengan baik untuk kesejahteraan warga kota Ambon.

“Kita juga akan meningkatkan UMR bagi karyawan sebesar Rp 5 juta. Ini juga merupakan visi dan misi kamk agar mensejahterakan warga kota,”ingatnya.

Atas dasar itu, lanjut dia, dirinya bersama Luhukah, berani mendaftar dan mencalonkan diri merebut kursi Walikota dan Wakil Walikota Ambon.”Ada beberapa alasan pertama Kota Ambon, kedepan lebih baik dibanding sekarang, Ambon saat ini tidak berkembang. Kita akan bangun Ambon diberbagai sektor,”kata Salampessy.

Padahal, ingat pengusaha kontraktor ini, Ambon adalah kota jasa, namun masyarakatnya masih miskin dan belum sejahtera. “Ini tidak rasional, kami akan memberikan satu pengharapan dan cita-cita untuk merubah dan mengembangkan Kota Ambon. Kita akan kembamgkan kota ini sebagai kota mutiara, kofa perdagangan dunia. Kenapa saya sampaikan kota mutiara dunia,Jakarta dibangun dengan kurang lebih 34 provinsi saat itu Kota Ambon adalah kota provinsi bukan Kota Ambon saja, namun kami akan bangun dengan konektivitas yang ada,”paparnya.

Dia mencontohkan, Singapura. Kota Singapura adalah kota jasa seperti Kota Ambon,,tapi kesejahteraan penduduknya luar biasa.”Kenapa penduduk Kota Ambon, tidak sejahtera. Saya berjanji bersama wakil saya akan mensejahterakan penduduk Kota Ambon,”tegas Salampesay yang juga kader senior PDIP.

Soal, siap lawan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang diusung PDIP, dia menegaskan.”Saya bukan lawan partai, tapi, saya ingin bangun kota Ambon, kedepan jauh lebih baik dari sekarang. Kami memiliki visi dan misi bangun dan sejahterakan maayarakat ,”ingatnya.

Untuk itu, mantan kepala Kantor Pos delama 24 tahun ini optimis bersama sejumlah parpol non seat memenangkan Pilwakot Ambon.”Kami optimis menang. Saya punya filing kuat menangkan pertarungan. Saya dan wakil saya sudah siap bertarung,”pungkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *