Connect with us

Politik

Kampanye di Kisar, Frans : Bupati MBD Nangis Dihadapan Mendagri Minta Mekar Dusun Jadi Desa

Published

on

AMBON,DM.COM,-Pasangan petahana, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily, kembali melakukan kampanye terbatas. Kali ini, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) ini kampanye di Wonreli, Pulau Kisar, Rabu (2/10/2024).

Salah satu putra Kisar, Melki Frans dalam orasinya mengatakan, enam desa persiapan di Kisar, siap jadi desa. “Ada yang katakan itu hanya gula-gula. Saya bilang itu ada ceritanya,”kata mantan anggota DPRD Provinsi Maluku dua periode itu dihadapan ratusan warga.

Dia menegaskan, di negara Indonesia ini, tidak banyak dusun dimekarkan atau desa di bentuk. “Jadi ceritanya, waktu kunjungan kerja Mendagri ke Ambon, beberapa waktu lalu, diundang seluruh bupati dan wakil bupati termasuk Bupati MBD. Dalam pertemuan itu Bupati MBD nangis-nangis. Bupati MBD mengatakan, Pak Mendagri, saya minta agar 40 lebih dusun di MBD di mekarkan. Jadi mohon disetujui,”tutur Frans menirukan pernyataan Noach akrab disapa Benyamin.

Frans mengaku, ketika itu Mendagri mengatakan, kepada Gubernur Makuku, Murad Ismail, kalau ada usulan dari Bupati MBD peningkatan dusun menjadi desa, atau pemekaran negeri maupun desa, dapat disetujui.

“Jadi yang kurang beres dibereskan saja. Jadi ada beberapa dusun tidak memenuhi syarat, tapi tutup mata saja lalu, jalan. Sekarang senang ka seng,”tanya Frans.

Dia menegaskan, kalau saat ini dusun ditingkatkan menjadi desa persiapan sesuai aturan main.”Jadi desa persiapan itu 1 sampai 3 tahun. Kalau dalam kurun waktu itu dinilai bisa maka didesakan melakui Perda,”tandasnya.

Dia mencontohkan, kalau pemekaran kabupaten, kota atau provinsi mamakai peraturan pemerintah.”Namun, ketika dievaluasi tidak memenuhi syarat dimerjerkan kembali ke kabupaten, kota atau provinsi induk. Begitu juga dengan desa. Kalau 3 tahun evaluasi ternyata tidak memenuhi syarat atau kurang-kurang kembali ke desa induk. Mau atau tidak,”tanya Frans.

Apalagi, ingat mantan Ketua Komisi I DPRD Provonsi Maluku, dana desa 30 persen dialokasikan untuk desa persiapan. “Apalagi 23 November 2024 Benyamin-Ari sudah kembali jabat Bupati dan Wakil Bupati. Untuk itu, saya minta jangan lupa pilih Benyamin-Ari pada 27 November 2024 mendatang,”harapnya.

Meski begitu, dia mengaku, banyak informasi yang disebarkan pihak lawan, kalau menjelang pendaftaran, menjelang pengundian nomor urut, Benyamin ditangkap terkait dugaan korupsi.”Tapi sampai sekarang tidak terbukti. Sekarang main isu lagi, biar saja. Tapi terpilih tidak akan dilantik. Tapi kalau 1 sampai 2 kali parlente, menandakan parlente berikutnya menutupi parlente sebelumnya. Jangan parlente terus. Pikir tangkap orang gampang,”pungkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *