Pendidikan
Unpatti & Australia Jalin Kerjasama, Ini yang Bakal Dilakukan
AMBON,DM.COM,-Kehadiran Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Gita Kamath dan rombongan di Universitas Pattimura, tentu membawa dampak positif di kampus terbesar di Provinsi Maluku itu.

Selain menghadiri AussieBanget University Roadshow 2025, Dubes Australia menawarkan beasiswa bagi mahasiswa S2 dan S3 yang melanjutkan studi di negara yang sering disebut Kanguru itu. Riset, kolaborasi, ekonomi hijau sistem ekonomi yang menekankan pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan dampak lingkungan dan kesejahteraan sosial, serta efisiensi penggunaan sumber daya, bakal dilakukan institusi pendidikan itu bersama Australia.
Untuk itu, Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd mengaku, progam riset antara Unpatti bersama lembaga perguruan tinggi lain di Australia terus dilakukan.
“Unpatti memiliki sumber daya manusia. Kita punya dosen yang juga adalah lulusan dari dalam negeri termasuk ada dari Australia dan beberapa riset yang sudah didapatkan terkait dengan energi terbarukan, dengan penggunaan gelombang laut, semoga bisa berlanjut dengan dukungan kerjasama Australia-Indonesia,” ujar Rektor, ketika mendampingi Dubes Austrslia usai membuka AussieBanget University Roadshow 2025, di aula Rektorat Unpatti, Jumat (25/4/2025).
Dubes Australia untuk Indonesia Gita Kamath mengaku, kerjasama antara Australia dan Indonesia dalam membangun ekonomi hijau ada peluang sharing pengetahuan antara Indoneia dan Australia dan sebaliknya.
“Tentu kita harus belajar dari satu sama lain, ada peluang untuk pertukaran pengetahuan, kita bisa belajar dari Indonesia, dan Indonesia bisa belajar dari kita,”bebernya.
Dubes Australia juga mengakui, kolaborasi bersama Australia dan sejumlah universitas di Indonesia termasuk Unpatti, dudah terjalin baik.
” Kita melakukan riset dan bekerja sama, termasuk Universitas di Australia dan Indonesia mempunyai kolaborasi yang bagus, termasuk juga kolaborasi riset di Unpatti,”pungkasnya.(DM-01)