Pemkot Ambon
Usai Viral Daganganya Dicuri, Tety Salasiwa Temui Walikota Ambon




AMBON,DM.COM,-Usai viral daganganya dicuri di Gedung Baru Pasar Mardika, Tety Salasiwa, salah satu pedagang kaki lima (PKL), akhirnya menemui Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, Rabu (25/3/2026).
Walikota mengaku, jabatan, kedudukan, status sosial yang kita miliki saat ini, hanya pakaian sementara yang pada waktunya akan dilepaskan.
“Ketika itu terjadi maka, kita tidak berbeda. Semuanya sama saat duduk maupun berdiri. Terima kasih ibu Tety Salasiwa yang telah datang bertemu dan berdiskusi tentang permasalahan yang Ibu alami. Video sebelumnya antua manangis, sekarang sudah tersenyum. Semoga Ibu terbantu dan kembali berjualan dengan baik,”terangnya.
Untuk itu, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Maluku, melalui Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, telah merespon dengan sangat cepat dan segera menata kembali Pasar Mardika, sehingga semakin baik melalui Kadis Indag Provinsi.
“Terima kasih Basudara samua, mari dukung Bapak Gubernur agar berbagai masalah di Pasar Mardika dapat terselesaikan. Tuhan berkati katong samua,”pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan DINAMIKAMALUKU.COM, sebelumnya salah PKL di Gedung Putih Pasar Mardika (PM), mengaku, seluruh barang daganganya dicuri. Dia berharap ada perhatian serius dari Walikota Ambon dan Gubernur Maluku, agar tidak ada lagi terjadi aksi pencurian di pasar terbesar di Kota Ambon itu.
Untuk diketahui, Gedung Putih Pasar Mardika, dikelola oleh Pemerntah Provinsi Maluku, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku.
Pedagang yang barang curianya sempat viral setelah rekaman video beredar di Facebook, Selasa (24/3/2026). Dia adalah, Tety Salasiwa. Dia mengaku, sangat sedih karena mengumpulkan uang dengan susah payah agar barang dagagannya lebih banyak.
“Namun, barang daganganya hilang percuma saja. Padahal, tempat yang paling aman pemerintah biking, tapi sebg aman bagi beta,”terangnya.
Dia mengakui, barang daganganya diambil semua oleh maling. Padahal, ingat dia, pemerintah bangun lapak banyak agar barang aman, tapi semuanya lenyap seketika.”Beta musto kumpul uang banyak untuk membeli usaha ini, tapi akang hilang dengan sekecap,”ungkap Tety dengan nada sedih.
Padahal, ingat dia, Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengaku, gedung Pasar Mardika paling aman karena terlindung dari hujan dan panas. “Tapi seng aman bagi katong pung barang-barang. Coba Pak Walikota dan Pak Gubernur perhatikan gedung putih ini. Kalau bapak dong seng parhatikan akang bapak dorang bongkar akang sudah,”harapnya dengan logat Ambon.
Dia mengaku, meski ada kamera CCTV, tapi tidak aman bagi barang dagangan pedagang.”Tolong diperhatikan. Kalau barang hilang mengeluh ke siapa. Tolong jua. Kalau bapak dong seng bisa urus gedung ini, bapak dorang bongkar saja. Bongkar. Percuma ada petugas yang jaga, tapi tidak aman. Jadi bapak dong jang duduk di tempat aman tapi bapak dorang bicara saja,”imbuhnya.
Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena yang selalu aktif merespon keluhan warga di berbagai platfon media sosial langsung merespon keluhan Tety.
“Mohon maaf Pak Kadis Indag, Pemerintah Provinsi Maluku, Bapak Gubernur Pak Hendrik Lewerissa, Pak Wagub Abdullah Vanath. Mohon dengarkan keluhan Warga Kota Ambon,”harap Walikota ketika membagikan video Tety di laman Facebooknya, Selasa (24/3/2026).
Walikota mengaku, aksi pencurian barang milik pedagang di Pasar Mardika (Gedung Baru) sering terjadi.” Kasihan mereka para pedagang kecil,”ingat Walikota.(DM-04)