Connect with us

Parlemen

Sarimanela Ingatkan Konflik Pelauw dan Kariuw, Besok Kapolda Diundang

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Anggota Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Edison Sarimanela mengigatkan, anggota dan pimpinan dewan agar serius menyikapi konflik antara masyarakat Pelauw dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

“Memang agenda rapat kita saat ini penting. Tapi lebih penting lagi perhatian serius kita menyikapi konflik Pelauw dan Kariuw, “tegas Sarimanela saat interupsi dalam rapat Komisi I dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membicarakan kerjasama Pemprov Maluku dan Pemprov Sulawesi Selatan, yang dirangkai dengan pelaksanaan Maluku Baileo Exhibition di Makasar, Rabu (2/2/2022).

Apalagi, ingat politisi Partai Hanura, ada tudingan miring dari masyarakat kalau DPRD Provinsi Maluku, tidak merespon atau menyikapi persoalan Pelauw dan Kariiw.”Sampai ada selentingan di tengah masyarakat bahwa  dewan mati suri tidak melihat persoalan yang terjadi. Saya minta agar pimpinan komisi sampaikan ke pimpinan dewan agar kita mengundang Pak Kapolda dan jajaranya agar kita bisa mengetahui progres penanganan konflik sejauh mana. Mereka harus diminta pertanggungjawaban,”ingatnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Ambon ini berharap, negara wajib melindungi masyarakatnya.”Kita harus  sikapi persoalan keamanan dan hukum. Persoalan ini jangan sampai meluas. Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemprov Maluku dan Sulsel diitndaklanjuti dengan Momerandum of Understanding (MoU) penting, tapi persoalan di Pelauw dan Kariuw, sangat penting,”harapnya.

Apalagi, ingat dia, meski situasi keamanan di dua desa bertetangga itu kondusif, Speed boat dari sejumlah desa di Haruku, Saparua, dan Nusalaut, mulai memilih singgah di Desa Passo.”Nah, ini tidak dianggap sepele. Harus disikapi secara serius,”imbuhnya.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Amir Rumra menegaskan, pihaknya sudah memutuskan mengundang Kapolda Maluku dan jajaranya bahas konflik Pelauw dan Kariuw, Kamis (3/2/2022).”Kita undang Pak Kapolda terkait penanganan konflik Pelauw dan Kariuw, sejauh mana. Imi penting agar masyarakat bisa mengetahui progres penanganan hukum sejauh mana,”kata Rumra.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *