Connect with us

Ragam

Hentihu : Tak Benar Pak Gubernur Ajak Pendemo Berkelahi

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM,AMBON-Anggota DPRD Provinsi Maluki, Aziz Hentihu mengaku, kehadiran Gubernur Maluku, Murad Ismail, di Kota Namlea, Kabupaten Buru, sempat didatangi para pendemo. Namun, orang pertama didaerah ini mengajak pendemo agar masuk mengikuti acara, bukan mengajak mereka berkelahi.

“Yang beliau sampaikan itu, ajak pendemo masuk ikut saja kedalam acara saja. Beliau bilang yang demo kayak orang berkelahi saja. Jadi bukan beliau ajak mereka untuk berkelahi,”tegas Hentihu, Sabtu (9/7/2022).

Penegasan Hentihu yang ikut menghadiri kegiatan Gubernur di Namlea, ibukota Kabupaten Buru, sekaligus mengklarifikasi video yang beredar seolah-olah Gubernur ajak pendemo berkelahi, Sabtu (9/7/2022).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Buru dan Bursel ini mengaku, Gubernur sempat mengaku, kehadirannya di Buru membawa berkah bagi masyarakat setempat.”Kita ke Buru itu bawa banyak manfaat pembangunan di Kabupaten ini,”terang Hentihu menirukan pernyataan Gubernur.

Ketua DPW PPP Provinsi Maluku ini mengkui, kehadiran mantan Kakor Brimob Polri itu, selain resmikan pembangunan infrastruktur, Gubernur serahkan sejumlah bantuan bagi sasyarakat di Kabupaten Buru.” Infrastruktur yang selesai dan diresmikan Pak Gubernur adalah Pelabuhan Merah Putih, Gedung Pasar Rakyat, Puskesmas Kecamatan. Fena Leisela, Puskesmas Kecamatan Airbuaya , Gedung sekolah SMA Negeri 7 Buru, SMA Negeri 8 Buru,SMA Negeri 9 Buru, SMK Negeri 1 Buru, SMK Negeri 2 Buru,SMK Negeri 4 Buru
dan SMK Negeri 8,”jelasnya.

Selain meresmikan sejumlah proyek infrastruktur, lanjut anggota komisi II DPRD Provinsi Maluku itu, juga berlangsung penyerahan Aset Terminal Angkutan Umum Tipe B oleh Pemerintah Kabupaten Buru kepada
Pemerintah Provinsi Maluku, penyerahan Kartu ATM Bank Maluku untuk siswa miskin dan
Kartu Maluku Cerdas secara simbolis, penyerahan SK Penegrian, SK Kepala Sekolah dan SK Izin
Operasional SMA Negeri 14 Buru, penyaluran santunan dari BAZNAS hasil pengumpulan Zakat, Infaq,
Sedekah ASN dan pihak lain kepada masyarakat yang
membutuhkan.

Dia juga mengaku, Gubernur juga menyerahkan bantuan produktivitas usaha mikro dengan total bantuan sebesar Rp. 500 juta, yang akan diberikan kepada 250 usaha mikro. Bantuan lainnya yakni untuk pengembangan
Badan usaha milik desa atau Bumdes, masing-masing Bumdes Masian sebesar Rp. 20 juta, Bumdes Mali Siparepe Rp. 20 juta serta penyerahan bantuan modal usaha bagi Bumdes bersama mitra usaha karya Mandiri Kecamatan Wayapo sebesar Rp. 50 juta.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *