Connect with us

Politik

Abaikan Jago Golkar, Fungsionaris Justeru Dukung MI-RL Berpasangan

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Meski DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, telah mewacanakan enam figur internal dan eksternal dalam bursa pencalonan Gubernur Maluku 2024 mendatang, tidak didukung fungsionaris partai berlambang Pohon Beringin itu.

Mereka justeru menjagokan Murad Ismail-Richard Louhenapessy berpasangan merebut kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, periode 2024-2029. “Murad-Louhenapessy, pasangan yang layak. Ini koalisi nasional yang dalam waktu dekat diparmanenkan,”kata salah satu pengurus DPD Partai Golkar Maluku, Dominggus Ayal, DINAMIKAMALUKU.COM (9/20/2021).

Dia mengaku, Murad akrab disapa MI saat ini menjabat Gubernur Maluku, yang juga Ketua DPD PDIP Maluku dan Louhenapessy yang akrab disapa RL saat ini menjabat Walikota dua periode adalah Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Maluku, merupakan dua parpol koalisi pemerintahan secara nasional.”Jadi selama ini Partai Golkar pendukung pemerintahan Jokowi. Jadi memang ini konsep pasangan ideal dalam konteks koalisi nasional,”tandasnya.

Soal enam figur internal dan eksternal yang masuk bursa bakal calon Gubernur Maluku, saat Rapat Pimpinan daerah Partai Golkar Provinsi Maluku, dia mengaku, partai besutan Airlangga Hartarto itu belum final using calon Gubernur.”Itu bukan putusan partai. Itu putusan sepihak Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ramli Umasugy Cs,”tegasnya.

Sebelumnya dalam rapat pimpinan DPD Partai Golkar Maluku, enam nama yang digadang bakal diusung dalam bursa Gubernur Maluku, yakni Ramli Umasugy (Ketua DPD Partai Golkar Maluku), Hamzah Sangadji (Korwil Maluku dan Maluku Utara DPP Partai Golkar), Said Assagaff (Mantan Gubernur dan mantan Ketua DPD Partai Golkar Maluku), Mukti Keliobas (Bupati SBT/ fungsionaris DPD Partai Golkar Maluku), Jefri Rahawarin (Mantan Pangdam Pattimura) dan Febri Tetelepta (Deputi I KSP). “Suka tidak suka. Senang tidak senang. Semua punya kelebihan dan kekurangan hanya Pak RL yang layak dampingi Pak MI di Pilgub 2024,”bebernya.

Menurut dia, RL sudah malang melintang di dunia politik. Selain kader senior Partai Golkar, RL pernah menjabat Ketua DPRD Maluku dan Walikota Ambon dua periode.”Beliau (RL) punya pengalaman, kompetensi dan sudah teruji,”sebutnya.

Dia mengaku, jika para kader Partai Golkar diuji lewat lembaga survei, RL memiliki elektabilitas yang tinggi. Apalagi, ingat dia, status MI sebagai Gubernur incumbent masih layak dan berpotensi kembali terpilih untuk pimpin Maluku.”Makanya MI-RL berpasangan tidak ada pasangan lain yang menyaingi mereka,”terangnya.

Apalagi, ingat dia, ketika Pilkada serentak 2020 lalu, dari empat kabupaten yang menggelar “pesta” demokrasi lokal lima tahunan, calon kepala daerah dari Partai Golkar kalah.
”Bagaimana kita usung Ramli atau usung calon Gubernur dari Partai Golkar, pasti kalah,”ingatnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *