Connect with us

Politik

Ajak “Keroyok” MBD, Temmar Sebut Bupati KKT Sudah Merusak Semua

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, TIAKUR-Secara geografis Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berada di paling selatan Provinsi Maluku. Ini setelah daerah itu berbatasan langsung dengan negara Australia dan Timor Leste.

Karenanya, Kota Tiakur, ibukota MBD dinilai sangat potensial menjadi pintu masuk dan keluar menuju dua negara tetangga itu termasuk ke Pulau Jawa. Dengan posisi strategis itu daerah itu sangat potensial menjadi tujuan investasi.

Buktinya, mantan Bupati Maluku Tenggara Barat ( kini Kabupaten Kepulauan Tanimbar), Bitzael Silvester Temmar, jauh-jauh hari sudah tertarik melirik daerah bertajuk Kalwedo itu untuk investasi.

Untuk itu, beber Temmar, dengan posisi strategis itu ada peluang investasi.”Karenanya saya sporting maitua (isteri) usaha di Tiakur, ternyata peluang itu sangat terbuka. Saya berharap, kita keroyok MBD,”kata Temmar, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (26/5))/2021).

Ketika disinggung alasan tidak berinvestasi didaerah bekas dia berkuasa, Temmar mengaku, KKT saat ini sangat rumit. Kata dia, Bupati KKT sudah merusak semua. “Jadi kasih tinggal saja dia (Fatlolon) dengan programnya,”tandasnya.

Dia mengaku, MBD sangat potensial, sehingga dirinya minta daerah itu keroyok untuk tujuan investasi.” Ini karena banyak hal yang mesti dibuat di MBD. Saya sering diskusi dengan Pak Bupati MBD. sudah bilang ke Pak Bupati MBD semua pulau harus terhubung mulai dari Wetar sampai Dawelor dan Dawera,”harapnya.

Bahkan, mantan Sekretaris DPD PDIP Maluku itu mengatakan, dirinya sering berdiskusi dengan Bupati MBD, Benjamin Noach, untuk pengembangan Kota Tiakur secara khusus dan MBD secara umum. “Saya banyak diskusi dengan Bupati MBD. Saya bilang Tiakur ini harus jadi Port of Entry (pos masuk sebuah tempat yang dapat dilalui untuk dapat masuk sebuah negara secara sah).¬†Jadi masuk keluar di Maluku Selatan itu harus lewat Tiakur. Itu baru tepat. Jadi transitnya di Pulau Moa,”bebernya.

Dia menuturkan, ketika menjabat Bupati MTB dua periode, ingin Kota Saumlaki, jadi Port of Entry ke Darwin Australia. Namun, kesal dia, saat ini Bupati KKT Petrus Fatlolon, tidak melakukannya.”Makanya saya minta Bupati MBD alihkan ke Tiakur. Jadi orang mau ke Darwin lewat Tiakur. Begitu juga orang mau ke negata Timor Leste itu lewat MBD. Tak hanya itu, orang mau ke Kota Surabaya, Jawa Timur, juga lewat MBD,”paparnya. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *