Pemkab SBT
Akui SDA SBT Melimpah, Bupati Fachri : Sejahterakan Rakyat
AMBON,DM.COM,-Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga hatus dikelila secara baik untuk kesejahteraan rakyat didaerah itu.
Demikian sambutan Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri dalam yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) SBT, Achmad Q. Amahoru ketila Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) kembali sempurnakan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah ini setelah sempat terhenti.
Penyempurnaan dokumen ini dilakukan melalui Konsultasi Publik yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) SBT di Aula Pendopo, Kamis (11/12/2025).
Bupati menandaskan, RTRW merupakan dokumen strategis yang menjadi arah pembangunan daerah, sekaligus landasan bagi pengelolaan ruang yang berkelanjutan.
“Kabupaten SBT memiliki potensi luar biasa, mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga pariwisata, yang harus diatur dan dikelola secara bijaksana agar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tandas Fachri Husni Alkatiri, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Senin (15/12/2025)
Bupati menandaskan, RTRW merupakan dokumen strategis yang menjadi arah pembangunan daerah, sekaligus landasan bagi pengelolaan ruang yang berkelanjutan.
“Kabupaten SBT memiliki potensi luar biasa, mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga pariwisata, yang harus diatur dan dikelola secara bijaksana agar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tandas Fachri Husni Alkatiri.
Bupati mengungkapkan, pelaksanaan konsultasi publik hari ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa penyusunan RTRW tahun 2025 melibatkan seluruh pemangku kepentingan, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, mencerminkan karakteristik wilayah, serta mendukung arah pembangunan nasional maupun provinsi.
Untuk itu, Mantan Wakil Bupati SBT periode 2015-2020 ini berharap agar forum ini menjadi ruang dialog yang aktif dan konstruktif.
“Sampaikan pandangan, masukan dan aspirasi terkait tata ruang wilayah kita, baik mengenai pengembangan pusat permukiman, kawasan lindung, potensi ekonomi, ruang pesisir dan laut, maupun infrastruktur dasar yang perlu mendapat perhatian,” ungkapnya.
Dia menegaskan, Pemkab SBT berkomitmen untuk memastikan bahwa RTRW ini dapat menjadi pedoman pembangunan jangka panjang, yang tidak hanya mengedepankan pertumbuhan, tetapi juga kelestarian lingkungan, kearifan lokal, serta keadilan bagi seluruh masyarakat SBT.
“Kami percaya bahwa penyusunan dokumen ini tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dari Bapak/Ibu semua. Karena itu, saya mengajak kita semua untuk memberikan kontribusi terbaik demi masa depan wilayah yang kita cintai,” pungkasnya.(DM-06)