Connect with us

Ekonomi

Apresiasi Pemprov, KADIN Dukung Pembangunan ANP Untuk LIN

Published

on

KADIN Apresiasi Pembangunan ANP Untuk Dukung LIN

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Rencana pembangunan mega proyek Ambon New Port (ANP) untuk mendukung Provinsi Maluku, sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN), diapresiasi positif Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Maluku.

Karenanya, organisasi induk para pengusaha itu siap membantu pemerintah provinsi dan pemerintah pusat bangun ANP untuk menjadikan Maluku sebagai LIN.

Salah satu pengurus KADIN Provinsi Maluku, Alan Tampary mengatakan, KADIN Provinsi Maluku merupakan mitra strategis Pemerintah Pusat mupun Pemerintah Provinsi Maluku dalam upaya mendorong dan menciptakan perbaikan ekonomi baik secara mikro atau makro
ekonoimi.

Meski, kondisi ekonomi nasional belum stabil akibat hantaman virus
covid-19 tentunya upaya-upaya perbaikan dan stabilisasi ekonomi menjadi tugas dan tanggung jawab bersama.”Jadi tidak hanya peran pemerintah lebih dominan melainkan pemerintah butuh mitra strategis guna memperbaiki iklim
investasi sehingga pertumbuhan ekonomi bangsa tetap terjaga sehingga tidak
menimbulkan kepanikan bagi kalan dunia usaha,”terangnya.

Apalagi, ingat dia, KADIN Maluku di bawah kepimpinan Sam Latuconsina, sampai saat ini tetap konsisten dengan semua
elemen pengusaha baik yang tergabung dalam KADIN Maluku maupun asosiasi profesi pengusaha lainnya, siap bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Maluku di bawah Kepimpinan Murad Ismail dan Barnabas Orno selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku
guna bersama-sama memajukan perekonomian Maluku termasuk mendorong percepatan
pembangunan Ambon Pelabuhan Baru (Ambon New Porth).

Dikatakan, pembangunan Ambon New Porth (ANP) ditargetkan sudah harus dumulai pada akhir Desember 2021 atau Januari 2022 sebagaimana arahan Menteri Perbuhungan. “Ini dilakukan guna mendorong percepatan ekonomi di
kawasan Provinsi Maluku dan Kota Ambon sebagai pintu masuk. Tentunya kondisi pelabuhan Yos
Sudarso yang dimiliki saat ini dengan perhitungan 5 atau 10 tahun kedepan sudah tidak bisa
menampung aktivitas bongkar muat barang maupun mobilisasi orang,”jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, upaya pembangunan ANP yang di canangkan sangat memiliki nilai strategis guna kemajuan Provinsi Maluku
kedepan.”ANP masuk sebagai proyek strategis nasional (PSN) tentunya selaku pengusaha yang tergabung dalam KADIN Maluku menyambut baik niat baik Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, tentunya semua elemen masyarakat Maluku sangat mendukung, mengingat ANP tidak hanya menjadi pelabuhan petikemas namun menjadi pelabuahan
yang terintegrasi dengan kegiatan yang lain,” paparnya.

Dia mencontohnya menjadi pelabuhan kapal Roro, pelabuhan
perikanan, fasilitas TPI, kawasan industry dan logistic, serta LNG dan pembangkit listrik. “Tentu dari
semua variable pendukung ANP membutuhkan motor penggerak (tenaga kerja) jika ini di
dukung sudah barang tentun ada penyerapan tenaga kerja lokal yang terserap begitu banyak,”terangnya.

Dari skeenario pembiayaan, rinci dia, dipastikan pembangunan Ambon New Porth menelan biaya sebesar Rp 5 trilyun, dimana tahap pertama dengan perkiraan pembiayaan sebesar Rp 2,214 trilyun dengan istimasi Rp 1,207 trilyun untuk
pembangunan infrastruktur dasar dan di ambil dari APBN.”Sementara tahap berikutnya skenario pembiayaan pembangunan ANP menggunakan dana sharing antara PT Pelindo IV
dengan pihak swasta melalui Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),”rinci Tampary.

Apalagi, sebut dia, Ambon New Porth membutuhkan lahan kurang lebih 700 hektar, di bangun di Desa Waai dan Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. “Sudah di pastikan dua desa tersebut mendapat efek domino ekonomi yang luar biasa, jika proses percepatan pembangunan
Pelabuhan Ambon New Porth dengan total panjang dermaga 1.000 m (ultimate),”paparnya.

Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi Pemprov Maluku jika mengandeng pengusaha lokal bersama￾sama menbangun Maluku yang lebih baik sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *