Connect with us

Politik

AV Sering “Retak” dengan HL, Kader NasDem : Tidak Untungkan Partai di Maluku

Published

on

AMBON,DM.COM,-Sejumlah kader dan simpatisan Partai Nasional Demokrat (NasDem) berkumpul di salah satu cafe di kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (18/1/2026).

Mereka berkumpul dan bersilaturahni di cafe itu untuk melakukan konsolidasi internal menghadapi pesta demokrasi nasional dan lokal di tahun 2029 dan 2031 mendatang. Sejumlah ketua DPD NasDem kabupaten dan kota ikut hadir dalam pertemuan itu.

Namun, pertemuan itu tidak dihadiri Korwil Pemenangan Pemilu DPP NasDem, Abdullah Vanath, Ketua DPW NasDem Provinsi Maluku, Hamdani Laturua dan Sekretaris DPW NasDem Provinsi Maluku, Andre Rentanubun.

Namun, dalam pertemuan itu sejumlah kader partai besutan Surya Paloh itu, dan sebagian kader yang awalnya “ditendang” hengkang di partai politik lain dirangkul kembali di partai itu, sepertinya tidak setuju Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Abdullah Vanath (AV) yang hubunganya dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa (HL) sering “panas dingin.”

“Memang dalam pertemuan itu kita silaturahmi dam bacarita biasa. Tapi, ada dinamika yang berkembang sikapi kehadiran Wagub di NasDem,”kata salah satu kader kepada DINAMIKAMALUKU.COM, usai pertemuan.

Kader yang enggan namanya dipublikasi mengaku, Wagub yang ditunjuk menjabat Korwil Bidang Pemenangan Maluku DPP NasDem, medio November 2025 lalu, justeru tidak membawa angin segar membesarkan partai itu kedepan. Mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) dua periode itu justeru membawa ancaman partai itu kedepan.

“Menurut kader NasDem, jika Wagub terus berlawanan dengan Pak Gubernur, justeru tidak menguntungkan Partai NasDem di Maluku. Bagaimana kita menang pemilu, kalau Pak Korwil masih berseberangan dengan Pak Gubernur,”bebernya.

Apakah, kehadiran Wagub di NasDem yang sering berlawanan dengan Gubernur Maluku, akan dilaporkan ke DPP NasDem, dia mengaku.”Tentu akan disampaikan ke pusat, sehingga kedepan konsolidasi partai ini berjalan dengan baik,”sebutnya.

BANTAH ADA “GERAKAN TAMBAHAN”
Ketua Bapilu DPP NasDem Provinsi Maluku, Yus Akerina membantah, kalau pertemuan itu ada gerakan tambahan untuk menjatuhkan Korwil Pemenangan Pumilu DPP NasDem termasuk Ketua dan Sekretaris DPW NasDem Maluku.”Tidak benar ada gerakan tambahan. Kita bacarita biasa,”elak Akerina.

Mantan Wakil Bupati dan Bupati SBB ini menegaskan, kader NasDem hanya duduk bacarita lepas. “Artinya, memasuki tahun 2026 ini, kita sudah melewati tahun 2025 dan hari ini kita duduk bacarita sesama kader NasDem, bagaimana tahun 2026 ink sampai 2029 hingga 2023 mendatang, bisa memenangkan pertarungan di Maluku,”tegasnya.

Untuk itu, dia menegaskan, pihaknya tidak melakukan konsolidasi internal. “Kita hanya duduk bacarita antar kader NasDem. Jadi yang hadir bukan kader yang masih aktif. Yang tidak aktif juga kita rangkul bacarita sama-sama demi kepentingan NasDem kedepan,”sebutnya.

Soal ketidakhadiran Korwil Pemenangan Pemilu untuk Maluku, Ketua dan Sekretatis DPW NasDem Provinsi Maluku, mantan calon Bupati SBB ini mengaku, hanya duduk bercerita dan tidak melakukan konsolidasi partai.

” Nah, kalau konsolidasi partai Ketua DPW dan Korwil harus hadir. Jadi kita bacarita antar kader, bukan pengurus ya. Kebetulan pak ketua DPW badan kurang enak jadi tidak hadir, Pak Wagub dengan kesibukanya yang padat,”ingatnya.

Dia menegaskan, pertemuan itu untuk memanaskan kader partai untuk menghadapi 2026 hingga 2029 mendatang. “Jadi dalam pertemuan itu mereka memiliki visi yang sama. NasDem kedepan menjadi yang terbaik di Maluku. Dan NasDem akan besar di Maluku,”tegasnya.

Untuk itu, ingat dia, kebersamaan menjadi kunci keberhasilan NasDem di Maluku.”Jadi tidak benar ada dinamika dalam pertemuan itu. Ini hanya pertemuan biasa para kader yang ada di Ambon. Jadi tidak ada yang namanya gerakan tambahan. Intinya, kita bangun kebersamaan setelah melewati tahun 2025 lalu,”terangnya.

Dia mengaku, inisiator pertemuan kader adalah, Wakil Ketua DPW NasDem, Abdul Rasyod Wokanubun. “Jadi bapa Rasyid dan beberapa teman yang menelopon kita kapan kita duduk minum kopi sama-sama. Nah, hari ini kita bertemu,”lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPD NasDem Kota Tual, Fauzan Rahawarin mengaku, pertemuan itu diinisiasi untuk merelfleksi kader NasDem yang berdomisili di kota Ambon. “Ada juga sejumlah pengurus DPD NasDem yang sementara di kota Ambon, sehingga dilakukan momentim silaturahmi hari ini,”terangnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku ini berkilah kalau pertemuan itu terkait posisi Wagub, atau Ketua DPW NasDem Maluku
“Kita hanya diskusi ringan-ringan saja. Tapi tadi saya lihat teman-teman yang hadir, mereka punya semangat dan harapan NasDem bisa menjadi pemenang di Maluku,”terangnya.

Meski begitu, dia mengigatkan, merebut kemenangan harus dimatangkan oleh kepenurusan saat ini melalui Ketua dan Sekretatis DPW NasDem Provinsi Maluku. “Nah, karena ketua dan sekretaris wilayah berhalangan hadir. Makanya agenda pertemuan ini hanya silaturahmi,”sebutnya.

Apakah, dalam pertemuan iti ketua dan sekretaris wilayah diundang.”Benar diundang. Jadi ketua wilayah tengah berada di Manado dan Sekretaris Wilayah bari balik dari Jerman. Jadi kita jadikan pertemuan ini momen silaturahmi kader-kader NasDem di Maluku,”terangnya.

Apalagi, ingat dia, wacana politik kedepan, secara elektoral ditingkat pusat hingga konstalasi ditingkat daerah, masih dibenturkan dengan regulasi.”Apakah kedepan Pileg di 2029 atau di 2031. Kemudian apakah kepala daerah dipilih masyarakat secara langsung atau dipilih anggota DPRD,. Nah, itu yang menjadi bahan perbincangan tadi,”tandasnya.

Untuk itu, dia menegaskan, pertemuan tidak ada pembahasan gerakan-gerakan khusus. “Tidak ada gerakan operasi. Hanya pertemuan silaturahmi biasa saja,”pungkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *