Connect with us

Ragam

Bencana Longsor dan Banjir, Ini “Gerak Cepat” PUPR Maluku Tanggap Darurat

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Insentitas curah hujan beberapa hari belakangan ini, menyebabkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir di sejumlah titik di Kota Ambon.

Dinas PUPR Maluku, telah selalu siaga dan bergerak turun di lokasi banjir dan longsor bangun koordinasi dengan Kementerian dan Badan terkait untuk melakukan penanganan darurat maupun penanggulangan bencana.

Lokasi longsor dan banjir yang terjadi, yakni Cokro, Waiheru, Nania, Halong, Batu Merah, Kebun Cengkeh, Galunggung, Wara, Batu Gajah, dan Benteng.

Buktinya,, sejak terjadi longsor dan banjir 5 Juli 2021 hingga, Minggu (11/7/2021), Dinas PUPR Maluku, Kabid PUPR Maluku, bersama tim teknis Dinas PUPR Maluku, rutin turun di lapangan melakukan peninjauan dan langsung bergerak membangun koordinasi dengan Kementerian dan Badan terkait.”Jadi kita Bangun koordinasi dengan Balai jalan dan jembatan, balai wilayah sungai, PUPR Kota Ambon, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon dan Provinsi lakukan penanganan darurat,”kata Kadis PUPR Maluku, DR Muhamat Marasabessy, ST.M.Tech, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, usai mengunjungi sejumlah titik longsor dan banjir, Minggu (11/7/2021

Koordinator balai-balai Kementerian PUPR di Maluku ini mengaku, telah bangun koordinasi dengan balai-balai di Kementerian PUPR agar bergerak cepat melakukan tanggap darurat.”Jadi sudah ada tanggap darurat dari Balai Kementerian PUPR terkait, melakukan tanggap darurat di titik longsor dan banjir,”jelasnya.

Matt sapaan Marasabessy mencontohkan, pihaknya melakukan penanggulangan di lokasi longsor dan banjir seperti di Halong, Cokro-Waiheru dan sejumlah titik lainya. Begitu juga penanganan bencana di SMP .4 Galunggung dan Nania.” Kalau jembatan Wai Lapu di Halong, Air Besar, sudah di tangani Balai Jalan dan Besok (Senin 12/7/2021) sudah lakukan penanggulangan di Galunggung dan Nania oleh Dinas PUPR Maluku,. Kalau di Cokro-Waiheru, balai jalan dan jembatan sudah bangun drainase dan jembatan”paparnya.

Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, bersama jajarannya kerja Broniong di Kepala Air Besar di Harian Kecil

Dia mengaku, pihaknya sudah bangun koordinasi dengan BPBD Provinsi agar bangun koordinasi dengan BPBD Kota Ambon, agar ada pernyataan bencana dari Walikota Ambon.”Ini agar jadi dasar bagi Pemerintah Provinsi dan dan balai Kementerian PUPR lakukan tanggap darurat,”paparnya.

Untuk itu, dia mengingatkan, , insesiitas curah hujan tinggi beberapa hari kedepan sesuai peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Kementerian PUPR,,agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan di daerah perbukitan agar selalu waspada, karena curah hujan masih tinggi beberapa hari kedepan, “imbuh mantan pejabat di Kementerian PUPR ini .

Dia mengaku, Gubernur Maluku, Murad Ismail, selalu mengingatkan kepada pihaknya agar intens bangun koordinasi agar melakukan penanggulangan bencana dan tanggap darurat agar pastikan masyarakat terbantu dengan baik.”Harapan Pak Gubernur agar korban longsor dan banjir segera ditangani secara baik. Ini agar mereka tidak cemas dan kecewa. Beliau juga himbau kepada masyarakat di bantaran sungai dan daerah lereng gunung agar selalu waspada,”ingatnya.

Soal terjadi banjir dan longsor, dia mengaku, beberapa lokasi terjadi banjir dan longsor karena memang pembangunan masyarakat tidak melihat lingkungan sekitar. “Kedepan harus melihat pembangunan dengan pertimbangkan dampak lingkungan, “ingatnya.

Untuk itu, harap dia, wilayah-wilayah terjadi longsor dan banjir masyarakat diminta melaporkan ke akun Dinas PUPR Maluku, seperti, IGdinas: dpupr_promal
Paswor : maluku22, Twiter: DPUPR_PROMAL
PASWOR: Perencanaan01,Emal google: dinaspupr. [email protected]
Perencanaan : perencanaan01, Youtube dinas : Dinas PUPR Maluku, dan Fb: dinas PUPR provinsi Maluku
Pasword : perencanaan01.”Setelah kita menerima informasi terjadi banjir dan longsor kita langsung turun ke lokasi, “pungkasnya.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *