Connect with us

Politik

Besok Musdalub DPD Hanura Maluku, Panitia Pastikan Tak Ada Kendala

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-DPD Partai Hanura Provinsi Maluku, menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Hotel Marina, Jumat (5/11/2021). Agendanya, pemilihan Ketua DPD Hanura Provinsi Maluku, sisah masa jabatan 2021-2025.

Ketua Panitia Musdalub DPD Hanura Provinsi Maluku, Hengki Ricardo Pelata mengatakan, kesiapan panitia Musdalub yang digelar dua hari itu (Jumat dan Sabtu) tidak ada kendala.”Sampai hari ini kesiapan panitia tidak ada kendala. Kami siap menggelar Musdalub. Kami akan menggelar gladi resik untuk pembukaan besok,”kata Pelata, kepada awak media di hotel Marina, Jumat (4/11/2021).

Pelata yang didampingi Sekretaris Panitia Musdalub DPD Hanura Maluku, Clemens Ohoiletwarin mengaku, Musdalub dihadiri utusan DPP Hanura.”Jadi Ketua Umum DPP Hanura utus 5 orang dari DPP. Sementara peserta dari DPD Hanura Maluku dan ketua, sekretaris dan bendahara DPC Hanura kabupaten dan kota. 30 anggoga DPRD Provinsi dan kabupaten dan kota dari Partai Hanura juga hadir. Jadi dari DPC semuanya sudah di Kota Ambon. Kita berdoa Musdalub berjalan aman dan lancar,”jelasnya.

Dia juga memastikan dalam proses Musdalub, mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.”Besok verifikasi utamakan protokol kesehatan. Harus tunjukan kartu vaksin dan rapid antigen. Kalau tidak memiliki kartu vaksin dan antigen tidak diperbolehkan masuk di arena Musdalub,”ingatnya.

Tak hanya itu, pihaknya mengupayakan agar proses Musdalub disiarkan secara langsung. “Jadi kalau ada dinamika karena Musdalub DPP menyaksikan langsung.,”bebernya.

Soal berapa kandidat merebut kursi Ketua DPD Hanura Maluku di Musdalub, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Provinsi Maluku ini mengatakan, tiga kader yang diusulkan ke DPP Hanura. Mereka adalah Ahmad Ohorela (Ketua DPC Kota Ambon), Roni Sapulete (Anggota Pertimbangan DPP Hanura), dan Mus Mualim (Bendahara DPD Hanura Maluku).” Itu tiga nama yang diusulkan. Kita tidak tahu dari tiga nama itu direkomendasi DPP Hanura atau tidak. Kalau satu nama berarti aklamasi. Namun kalau lebih dari 1 nama berarti melalui pemandangan umum DPC Hanura kabupaten dan kota,”paparnya.

Untuk itu, dia mengingatkan, sesuai Peraturan Organisasi (PO) Partai Hanura nomor 01 tahun 2021 pasal 18 syarat calon khusus adalah kader dan non kader. “Jadi memang wajib mendapat rekomendasi DPP. Dari tiga nama ini dua atau satu yang mendapat rekomendasi. 1 syarat khusus DPP putuskan tiga bisa voting adalah pandangan umum,”bebernya.

Kendati begitu dia mengingatkan, jika lebih dari 1 calon maka akan diverifikasi 30 persen yang mendapatkan dukungan minimal 3 DPC.” Jadi proses Musdalub sesuai aturan main di partai,”tandasnya.

Dia berharap, dari tiga kandidat yang terpilih sudah menjadi kewajiban membesarkan partai Hanura di Maluku. “Siapa uang terpilih sudah pasti komitmen membesarkan Hanuradi Maluku. Kami punya cita-cita besar membesarkan partai Hanura. . Mereka kader.Dari tiga calon sudah pasti satu yang terpilih membesarkan partai Hanura,”harapanya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *