Connect with us

Politik

BMKG Peringatkan Cuaca Esktrem, PDIP Perjuangan Maluku Apel Siaga Bencana

Published

on

AMBON,DM.COM,-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia, Kamis (8/1/2026) hari ini.

Karenanya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Maluku, bakal menggelar apel akbar melibatkan struktur partai dan kader simpatisan dari tingkat provinsi hingga desa dan dusun untuk siaga bencana.

Atas dasar itu, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (8/1/2026) BMKG mrenghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang yang dapat dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi.

Berikut daftar provinsi, yakni Jawa & Bali: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah (angin kencang), DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Sumatera: Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sulawesi: Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan (angin kencang), Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Maluku & Papua: Maluku (angin kencang), Maluku Utara, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Pihak BMKG meminta otoritas setempat dan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca. Cuaca ekstrem yang dibarengi angin kencang di wilayah seperti Jawa Tengah, Maluku, dan Sulawesi Selatan perlu diwaspadai karena berisiko menyebabkan pohon tumbang atau kerusakan infrastruktur ringan.

Masyarakat juga disarankan untuk memantau informasi prakiraan cuaca berbasis dampak melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi media sosial BMKG untuk mendapatkan data yang lebih spesifik per kecamatan

Terpisah, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur George Watubun mengaku, dalam waktu dekat melakukan apel akbar untuk siaga bencana.

“Karena kita tidak tahu kapan bencana itu datang. Tapi dalam bulan ini prediksi BMKG biasanya kita mengalami situasi yang tidak bersahabat. Maka tugas kita adalah mempersiapkan semua itu,”kata Watubun ketika keluarga besar PDI Perjuangan Maluku menggelar Natal, Selasa (6/1/2026).

Dia mengaku, selama ini PDI Perjuangan memiliki Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) dari tingkat pusat hingga daerah yang selalu konsisten melakukan mitigasi bencana yang selalu aktif membantu korban bencana.

“Nah, dengan potensi yang ada kita maksimalkan untuk mengantisipasi terjadi bencana, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan nstansi teknis terkait,”tegasnya.

Tal hanta itu, partai dengan jargon Wong Cilik itu, konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, hak-hak masyarakat yang termarjinalkan, hak-hak orang yang masih terus berjuang.

” Paling tidak setitik nilai pun kita lakukan untuk kehidupan mereka. Karena orang pandai mengatakan, sebutir pasir dapat mendirikan tegaknya satu bangunan,. Jadi kita ini bagaikan butiran pasir, maka kita kumpulkam bangunan itu tegak dan menjadi ciri khas PDI Perjuangan untuk melakukan tugas-tugas itu,”ingatnya.

Apqlagi, ingat dia, jika kekuasaan diraih, biarlah kekuasaan yang mengerjakan tugas-tugas kemanusiaan, tugas-tugas kebangsaan, tugas-tugas kerakyatan.”Kalau kita meraih kekuasaan, maka kekuasaan menangani orang dalam keadaan bencana. Bagaimana mempersiapkan orang menghadapi bencana dan seterusnya,”sebutnya.

Utamanya, pihaknya lahir dari Marhaenisme. Lahirnya dari rahimnya rakyat jelata. Lahirnya kaum termarjinal. “Tapi, mari kita sandingkan kekuatan kita, untuk memperjuangkan nasib setiap orang, dalam kehidupan bangsa ini. Kehidipan didaerah ini supaya kita berjuang sehingga kita sama-sama meningkatkan kesejahteraan kita dalam hari lepas hari bukan saja dirumah tapi dalam konteks kebangsaan kita dan dalam konteks keMalukuan kita,”imbuhnya. (DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *