Ragam
Bor Sumur Irigasi di Dekat Kampung, Warga Kandar Protes BWS Maluku : Itu Mubasir !!

AMBON,DM.COM,-Proyek Irigasi yan ditaksir puluhan miliar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), dipastikan mubazir. Sebab, Irigasi menggunakan sumur bor dikerjakan dekat perkampungan warga.
Padahal, sumur bor solusi efektif untuk mengatasi kekurangan air di lahan pertanian, terutama saat musim kemarau, dengan mengambil air tanah dalam (60-150 meter) menggunakan pompa, tidak dilakukan di daerah perkebunan atau pertanian.
Desa Kandar, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, misalnya saat ini difokuskan pada pengembangan sawah tadah hujan dan jaringan irigasi air tanah untuk mendukung ketahanan pangan serta penanaman Padi Gogo.
“Memang benar Desa Kandar telah diproyeksikan sebagai salah satu sentra pengembangan padi di wilayah tersebut,”kata Ketua Pemuda Desa Kandar, Edison Refualu, ketika menghubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (23/1/2026).
Namun, ingat dia, pengerjaan sumur Bor Irigasi bukanya di bor di daerah persawaan atau perkebunan, namun di bor di dekat kampung warga.”Bagaimana air mengaliri perkebunan atau persawahan kalau di bor didekat perkampungan. Ini proyek akal-akalan untuk habiskan uang rakyat, tapi nantinya tidak bermanfaat. Ini mubasir namanya,”kesalnya.
Dia berharap, pohak Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku dan kontraktor pelaksana agar memindahkan lokask pengeboran dan melakulan pengeboran didekat areal pertanian agar maksimal mengaliri persawahan atau perkebunan.
“Kami juga minta perhatian dari Pemda KKT agar serius melihat persoalan ini, agar setiap proyek yang dilaksanakan benar-benar dimanfaatkan secara baik oleh warga,”pungkasnya.((DM-04)
.