Ekonomi
Diduga Disalahgunakan, BBM Langka di KKT, Kelmanutu : Warga Antri Panjang
AMBON,DM.COM,-Berbagai dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), akhirnya berimplikasi kelangkaan BBM di bumi Duanlolat. Betapa tidak, beberapa terakhir ini warga kesulitan mendapatkan BBM semua jenis.
Warga KKT khususnya di Kota Saumlaki dan sekitarnya, antri panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mendapatkan BBM jenis Solar, Pertalite, dan Pertamax. Tak hanya itu, warga juga kesulitan mendapatkan Minyak Tanah.”Jadi kelangkaan yang terjadi semua jenis BBM,”kata Wakil Ketua DPRD KKT, Jidon Kelmanutu, ketika menghubungi, DINAMIKAMALUKU.COM, Selasa (14/11/2023).
Bahkan, kesal politisi PDIP itu, meski warga antri panjang, warga hanya mendapatkan BBM hanya 1 liter.”Ini yang kami sayangkan. Kenapa BBM Langka dan terbatas. Padahal, kuota BBM tersedia dan biasanya tidak terjadi kelangkaan,”tegasnya.
Kandidat Wakil Bupati KKT periode 2024-2029 ini berjanji, pihaknya berencana memanggil pihak Pertamina menanyakan kelangkaan BBM.”Kita mempertanyakan penyebab kelangkaan. Jangan sampai BBM Disalahgunakan sehingga terjadi kelangkaan BBM,”ingatnya.
Apalagi, tambah dia, saat ini memasuki Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Diakuatir, jika tidak diantisipasi, terjadi lagi kelangkaan BBM.”Nah, ini yang harus diantisipasi dengan baik. Kedepan kita berharap, tidak lagi terjadi kelangkaan BBM. Kita harus pastikan warga mendapatkan BBM dengan Baik dan tidak lagi antri yang begitu panjang,”tandasnya.
Soal, kemungkinan BBM disalahgunakan, sehingga kuota BBM terbatas dan terjadi kelangkaan, dia menegaskan, pihaknya mendorong dilakukan penegakan hukum kalau terbukti ada oknum yang sengaja bermain.”Siapapun dia, kalau melanggar aturan harus dimintai pertangingjawaban secara hukum,”pungkasnya. (DM-01)