Connect with us

Hukum

Ditepi Sungai, Kakek  Cabuli Anak 5 Tahun, Terancam 15 Tahun Penjara

Published

on

AMBON, DM,-Aksi bejat dengan melakukan tindak pidana percabulan anak dibawah umur, kerap terjadi di wilayah hukum Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease. Kali ini, salah satu warga di Leihitu Barat, H.S (66) melakukan percabulan terhadap, korban A (5) anak dibawah umur, Sabtu (30/7/2022) sekira pukul 10.00 WIT.

Namun, pelaku baru ditangkap, Senin (1/8/2022) sekira pukul 20.00 WIT, oleh personil Unit PPA yang dipimpin oleh Kanit PPA, Aipda O. Jambormias. “Tersangka dikenai  pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi UU Tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,”jelas Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kamis (4/8/2022).

Tindak pidana percabulan berawal ketika tersangka berjalan kaki dari arah rumah  menuju ke sungai untuk  membuang air besar. Kata Muyo,  sesampainya di lokasi sungai, tersangka berdiri di atas talud. “Tersangka kemudian melihat korban  sedang bermain sambil mencari dan memegang batu,”terangnya.

Melihat korban sendirian, tersangka kemudian turun ditepi sungai untuk mengambil sebuah batu dan diberikan kepada Korban. ”Ketika itu Tersangka langsung melakukan tindak pidana pencabulan. Usai melakukan pencabulan, tersangka meminta Korban agar segera pulang karena hendak buang air besar,”tuturnya.

Namun, tindakan pelaku diketahui saksi W dan A, dilokasi kejadian. ”Ketika itu Tersangka sempat dimarahi  para saksi. Namun, saksi dilempari batu oleh Tersangka. Tersangka kemudian pulang ke rumah Korban untuk menceritakan kepada keluarga korban,”sebutnya.

Setelah mendengar penuturan saksi terkait tindak pidana percabulan, keluarga korban langsung melaporkan Tersangka  kantor Polresta Ambon guna proses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *