Connect with us

Olahraga

Dulu Fokus Infrastruktur di Maluku, Kini Menteri ESDM RI Utus BMW “Kawal” Percepatan Blok Migas Masela

Published

on

AMBON,DM.COM,-Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026 ini menunjukkan pergeseran fokus strategis dari pembangunan infrastruktur fisik darat ke percepatan proyek energi strategis, khususnya pengembangan Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

DR MICHAEL WATTIMENA, SE, SH, MM

Bahkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ditugaskan langsung untuk mengawal proyek ini guna memperkuat ketahanan energi nasional dan menjadikan Indonesia sebagai pemain utama gas dunia. 

Karenanya, untuk mereleasasikan pengoperasian Migas abadi terbesar di Asia Tenggara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melakukan pertemuan dengan jajaran direksi/CEO INPEX Corporation di Jepang pada pertengahan Maret 2026. Fokus utama pertemuan ini adalah untuk mendesak percepatan eksekusi Proyek Abadi Masela.

Menariknya, ditengah percepatan eksekusi proyek Blok Masela, Menteri Bahlil, sering menugaskan salah satu tenaga Ahlinya, DR Michael Wattimena, SE, SH, MM yang juga Komisaris PT Pertamina International Shipping, melakukan pendampingan dan asistensi percepatan pembangunan dan pengoperasian Blok Masela.

Buktinya, Wattimena akrab disapa BMW (Bung Michael Wattimena) diutus Menteri ESDM mendampingi tim terpadu melaiukan penelitian terhadap area hutan yang akan dipakai INPEX Masela Ltd melalui SKK Migas di Desa Lermatang, Kabupaten KKT, medio Agustus 2025 lalu.

Tak hanya itu, BMW kembali diutus Menteri ESDM mendampingi tim Kementerian ESDM, SKK Migas, INPEX Masela Ltd. Melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov Maluku, serta Pemkab Kepulauan Tanimbar dan Pemkab Maluku Barat Daya.

Rakor Strategis Blok Masela, yang digelar di lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Selasa (31/3/2026) dilakukan guna rencana pengembangan Lapangan Abadi Blok Migas Masela sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat diwujudkan melalui sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, dimatangkan serta dimaksimalkan.

Padahal, BMW selama ini dipercayakan Menteri ESDM sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Negosiasi, Diplomasi, Kerjasama Mineral dan Batu Bara. Meski bidang ahlinya tidak mengurusi minyak dan gas, namun Menteri Bahlil lebih menaruh harapan kepada putra Itawaka, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah itu agar membantu realisasi percepatan pengoperasian lapangan abadi Blok Masela, dengan nilai investasi berkisar Rp 355 trilyun, sedianya berdampak bagi Maluku dan kesejahteraan masyarakat didaerah ini.

“Memang soal urusan Migas, bukan bidang Pak BMW. Tapi, Pak Menteri ESDM selalu mempercayakan Pak BMW mendampingi tim di pusat maupun yang turun ke Maluku agar percepatan prmbangunan dan pengoperasian Blok Masela, dapat dikebut,”kata salah satu staf Kementerian ESDM, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (31/3/2026).

Meski begitu, BMW ketika mendampingi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hendak dimintai keterangan oleh awak media usai Rakor dengan Pemprov Maluku bersama Pemkab MBD dan KKT, enggan berkomentar. Dia mengaku, semuanya sudah disampaikan oleh Gubernur Maluku. BMW juga anggan berkomentar panjang lebar ketika dirinya bersama tim Kementerian ESDM, SKK MIgas dan Inpex makan malam di salah satu restoran di kawasan Lateri, Selasa (31/3/2026) malam.

Lantas, siapa BMW. BMW adalah mantan calon Wakil Gubernur Maluku, pernah menjabat anggota DPR RI Periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari daerah pemilihan Provinsi Papua. Dua periodisasi di Senayan, politisi Senior Partai Demokrat itu dipercayakan menjabat Wakil Ketua Komisi V DPR RI membidangi infrastruktur.

Ketika menjabat Wakil Ketua Komisi V dalam kurun waktu 8 tahun lebih, BMW selalu konsisten memperjuangkan realisasi program infrastruktur laut, darat, dan udara di Maluku. Salah satu kontribusi BMW yang menonjol adalah, perjuangan anggaran pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP).

Tak hanya disitu, BMW juga kerab memimpin tim Komisi V DPR RI berkunjung ke Maluku melakukan pertemuan dengan Pemprov Maluku, UPT Kementerian PUPR, dan Pemda Kabupaten dan Kota terkait persoalan infrastruktur didaerah ini. BMW juga turun melihat kondisi fisik proyek infrastruktur yang dibangu di kabupaten dan kota di Maluku.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *