Connect with us

Ekonomi

FEB UKIM Kerjasama dengan Pemkab SBB Maksimalkan Pengelolaan ADD

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Untuk memaksimalkan pemanfaatan Alokasi Dana Desa (DD), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Maluku (FEB UKIM) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Ini dilakukan agar ADD berimplikasi positif bagi ekonomi masyarakat di bumi “Saka Mese Nusa”.

Karenanya, beberapa waktu lalu FEB UKIM dan Pemkab SBB menggelar rapat pendahuluan kajian pelaksanaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai upaya peningkatan ekonomi pemberdayaan masyarakat di Kabupaten SBB. “Ini Bagian dari tugas tridarma, yakni penelitian pengabdian, dan pengajaran. Jadi kita sudah rapat pendahuluan dengan pihak Litbang SBB,”Kata Dekan FEB UKIM, Moses Tomasila, SE.MM, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (25/9/2021).

Atas dasar itu, Kata dia, pihaknya bekerjasama dengan Pemkab SBB, melihat perkembangan BUMdes. “Sejak pengucuran ADD dari tahun 2017 lalu, hingga 2020 sekitar Rp 15,7 miliar. Tapi dampak bagi pemberdayaan masyarakat tidak signifikan,”terangnya.

Untuk itu, lanjutnya, dilakukan kerjasama dengan Pemda SBB untuk melihat permasalahan pengelolaan BUMdes di 11 kecamatan di SBB.”Jadi untuk melakukan penelitian atau kajian terhadap BUMdes kurang lebih 3 bulan kedepan,”jelasnya.

Ketua Pusat Peneliti FEB UKIM, Dr.Pieter.S. Soegijono menambahkan, pembentukan BUMDes belum memenuhi harapan.”
Misalnya pembentukan kepengurusan itu like and disk like.kalau dia kepala desa angkat saudaranya sebagai pengurus BUMdes,. Nah ini tidak profesional”sebutnya.

Dia mengaku, pihaknya akan melakukan penguatan pendampingan bagi BUMdes.”Kita kawal agar distribusi hasil sampai di pasaran. Dan kaitaxakan kembangkan produl-produl lokal. Ini dilakukan untuk penguatan ekonomi di tengah masyarakat dan ada unlam bagi desa,”paparnya.

Intinya, lanjut dia, pihaknya ikut memberikan solusi bagi Pemda SBB.”Bisa juga menjadi bapak angkat. Ini dilakukan untuk mendampingi masyarakat di SBB dalam pengelolaan yang lebih profesional. Jadi kita lihat persoalan. Kita akan cari solusi dan langkah-langkah apa yang dilakukan.,”terangnya.

Sumberdaya manusia dan struktur organisasi juga menjadi perhatian serius. Pengelolaan dan kapasitas juga penting. “Sampai pada manfaat dan keuntungan bagi pendapatan dan peningkatan ekonomi masyarakat,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *