Connect with us

Ragam

Fidmatan belum Ditemukan, Kembali Satu Warga Tual Dilaporkan Hilang

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Ditengah pencarian Ahmad Fidmatan (56), Warga Desa Ohoiyel, Kecamatan Tayando, Kota Tual, Sakarias (60) warga setempat kembali dilaporkan hilang.

Sebelumnya, Fidmatan dilaporkan hilang, Kamis (8/7/2021). Dia diduga jatuh dari Long Boat yang dinaikinya. Kini Sakarias, yang berprofesi sebagai penambang pasir, dilaporkan hilang.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari mengatakan, saat ini pihaknya melakukan dua operasi selama 5 hari.”Kalau warga Tual yang diduga jatuh dari Long Boat, belum ditemukan. Hari ini kita dapat laporan, Sakarias, warga setempat yang berprofesi sebagai penambang pasir dilaporkan hilang. Jadi sementara dalam proses pencarian,”papar Mustari, kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ahmad Fidmatan (56), warga Desa Ohoiyel, Kecamatan Tayando, Kota Tual, hingga kini belum ditemukan, setelah dia diduga jatuh dari Long Boat, Kamis (8/7/2021).

Fidmatan, diketahui hilang setelah Arba Rahanwadan, lapor ke kantor Basarnas Ambon, melalui pos SAR Kota Tual.”Informasi kami terima setelah bapak Arba Rahanwadan melaporkan adanya 1 orang warga Desa Ohoiyel pergi mengambil kayu di Pulau Waratneo Kabupaten Maluku Tenggara, menggunakan long boat, sejak Kamis (8/7/2021) hingga sekarang belum juga kembali,”kata humas Basarnas, yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Sabtu (10/7/2021).

Tak hanya itu, Jumat (9/7/2021) warga setempat mencari Fidmatan. Namun, long boat yang dinaikinya ditemukan, tapi Fidmatan tidak ditemukan.”Diduga korban terjatuh, “sebutnya.

Setelah menerima informasi, sekira pukul 08. 13 WIT dengan menggunakan Speed Boat BPBD Kota Tual, Tim Rescue Pos SAR Tual berserta unsur potensi SAR dikerahkan menuju LKK guna melaksanakan Ops SAR dengan jarak -+ 27,50 NM pada Koordinator 5°35’00 S – 132°18’00 E, Heading 275° arah Barat dari Pos SAR Tual.

Cuaca saat proses pencarian tidak mendukung. hujan ringan, angin timur – tenggara 4 -20 Knots, namun
Tinggi gelombang 2,5 – 4 M.” Alut yang digunakan , adalah
Rescue Car Type I Speed Boat BPBD Kota Tual. Unsur SAR yang terlibat, yakni BAKAMLA, BPBD Kota Tual, pers dan keluarga korban,”pungkas Humas Basarnas. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *