Connect with us

Hukum

Gawat!! Putusan MA Perintah Eksekusi Kantor Milik Pemkab Buru

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON- Kantor dan bangunan milik pemerintah kabupaten Buru dan instan terkait lainya di Kota Namlea, bakal dibongkar atau dieksekusi, menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) memenangkan Haji Adekari, sebagai pemilik lahan yang sah.

Namun, MA menyurati Pengadilan Tinggi Maluku,, Nomor .2172/PAN/KMA/V/2021 sejak medio Mei 2021 hingga kini belum dieksekusi atau dijalankan Pengadilan Tinggi Maluku. “Kami heran alasan apa, Pengadilan Tinggi Maluku, belum menjalankan putusan MA. Ada apa ini,”tanya Ketua DPD Badan Penelitian Aset Negara Aliansi Indonesia Provinsi Maluku H.A.Husen Wasahua, kepada DINAMIKAMALUKU. COM, Senin (5/7/2021).

Padahal, ingat dia,, putusan MA telah berkekuatan hukum tetap (incrah).”Sesuai keterangan panitera MA, surat putusan eksekusi disampaikan, kepada Haji Ramli, sebagai tembusan. Namun, kita belum tahu sudah sampai ke tangan beliau apa belum,”tegasnya.

Intinya, lanjut dia, surat tersebut memerintahkan Pengadilan Tinggi Ambon Cq Pengadilan Negeri Ambon mengeksekusi tanah Haji Ramli yang diambil Bupati Buru temasuk Ferry Tanaya Cs dan pihak lain yang menguasai lahan Haji Ramli.”Kalau lahan tersebut tidak dibayar kepada Haji Ramli, harus segera dieksekusi, “tegasnya.

Sekedar tahu, lahan milik Haji Ramli, yang berkekuatan tetap, saat ini sudah dibangun Kantor Bupati Buru, Kantor DPRD Buru, Kantor Polres, Kodim, Dinas da Badan, serta kantor bank disertai sebagian toko dan rumah warga, bakal dieksekusi, jika para pihak yang mendiami lahan milik Haji Ramli, tak kunjung ganti rugi.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *