Connect with us

Ragam

Gus Muhaimin Janji Perjuangkan Kepentingan Maluku di Pusat

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar berjanji, memperjuangkan seluruh kepentingan masyarakat di pemerintah pusat untuk direleasasikan demi kemajuan didaerah ini.

“Semua aspirasi yang disampaikan saya banyak mendengar dan tampung untuk memperjuangkan di DPR RI dan pemerintah pusat, “kata Muhaimin, dalam dialog interaktif secara virtual yang digelar DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku, di Swisbelhotel, Rabu (25/8/2021).

Dialog interaktif yang dikemas Roadshow Politik Kesejahteraan Gus Muhaimin Mendengar Masyarakat Maluku, dipandu salah satu akademisi Martin Maspaitella, dihadiri para rektor dan pembantu rektor sejumlah universitas, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, Organisasi Kepemudaan, dan mahasiswa.

Pada kesempatan itu, banyak aspirasi yang disampaikan peserta dialog interaktif kepada Muhaimin. Mulai dari pengelolaan sumber daya alam, proyek strategis nasional, sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, kehutanan, pemulihan ekonomi, angka kemiskinan, keagamaan, regulasi terkait provinsi Kepulauan hingga usulan pemekaran Provinsi Maluku Tenggara Raya.”Jadi semua usulan dan aspirasi itu jangan tunggu ada undang-undang dulu. Minimal harus ada peraturan Presiden (Perpres) agar bertindak cepat untuk mengejar ketertinggalan bangun Maluku kedepan lebih baik, termasuk Provinsi Tenggara Raya, jadi perhatian kami,”kata Muhaimin.

Dia mencontohkan, potensi perikanan di Maluku yang luar biasa, tidak hanya diambil ikanya saja, tapi harus bangun industrinya.”Lumbung Ikan Nasional harus dikongkritkan. Jadi Maluku harus mendapat perhatian sama dari yang lain. Jadi saya setuju UU provinsi Kepulauan disahkan,”tegasnya.

Sebelumnya, Muhaimin yang akrab disapa Gus AMI mengatakan, dialog interaktif sedianya digelar beberapa waktu lalu, namun tertunda akibat pandemi Covid-19.”Mestinya, saya hadir langsung di Maluku. Jadi tertunda terus jadi harus dilaksanakan hari ini,”kata Gus Ami.

Menurut Ketua Umum DPP PKB ini, bahwa politik kesejahteraan jadi salah satu isu karena yang dilatarbelakangi berbagai keadaan. Dikatakan, usia reformasi lebih dari 25 tahun, namun butuh perubahan.”Kita harus berbenah dari strategis pembangunan. Pembangunan bukan saja oleh pemerintah sendiri. Butuh kekuatan elemen strategis bangsa yang memiliki peran terlibat sukseskan pembangunan ,”paparnya.

Apalagi, ingat dia, saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, terjadi keterbatasan anggaran ditengah pandemi.”Mau idak mau pemerintah memohon keterlibatan dan kebersamaan dan partisipasi seluruh komponen bangsa,” sebutnya.

Dia mencontohkan, vaksinasi yang digalakkan suksesnya tidak hanya keterlibatan pemerintah, tapi suksesnya program vaksinasi karena keterlibatan semua komponen bangsa.”Vaksinasi cara terbaik mencegah penularan Covid-19. Sejumlah negara mulai berhasil mengendalikan virus ini,”terangnya.

Dikatakan, ada pemetaan baru dari perlakuan pembangunan. Disebutkan proses pembangunan dari top down dan button up.”Jadi proses pembangunan dari atas dan dari usulan bawah. Saya lebih banyak mendengar. Saya ingin mendengar sesungguhnya di Maluku. Saya dengar di berbagai sektor sehingga saya bawa potret Maluku ketika berhadapan dengan Presiden dan perjuangkan di DPR RI,”bebernya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *