Pemkab MBD
Hadiri RUPS BM-Malut, Ini Harapan Bupati MBD
AMBON,DM.COM,-Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Maluku-Malut Tahun Buku 2025 yang digelar di Hotel GIIA Maluku, Senin (23/2/2026).
RUPS tersebut dipimpin oleh Direktur Utama Syahrisal Imbar dan turut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa selaku pemegang saham pengendali, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe yang mewakili Gubernur Maluku Utara, serta para bupati dan wakil bupati se-Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Bupati MBD Benyamin Th. Noach menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran Bank Maluku-Malut sebagai bank pembangunan daerah yang diharapkan terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan pembangunan di Kabupaten MBD.
berharap pada tahun 2026 ini, kinerja Bank Maluku-Malut semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Dalam forum tersebut disampaikan bahwa Bank Maluku-Malut berhasil mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan di tengah dinamika dan tantangan industri perbankan nasional sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipaparkan, sejumlah indikator utama menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset bank mencapai Rp10,552 triliun atau tumbuh 19,84 persen (y.o.y) dari Rp8,848 triliun pada 2024. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp6,849 triliun, meningkat 18,58 persen dari Rp5,776 triliun.
Sementara itu, kredit yang diberikan mencapai Rp6,067 triliun atau tumbuh 10,10 persen dari Rp5,511 triliun pada tahun sebelumnya. Pendapatan operasional naik menjadi Rp1,190 triliun atau meningkat 20,16 persen dari Rp990 miliar. Laba kotor tercatat Rp236 miliar atau naik 9,42 persen dari Rp216 miliar pada 2024, dengan laba bersih mencapai Rp181 miliar.
Dari sisi kesehatan bank, seluruh rasio keuangan berada di atas standar regulator. Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat 31,71 persen, Return on Assets (ROA) 2,65 persen, Net Interest Margin (NIM) 7,80 persen, BOPO 75,09 persen, NPL nett 1,20 persen, Loan to Deposit Ratio (LDR) 88,59 persen, serta komposisi dana murah (CASA) sebesar 51,34 persen.(DM-01)