Connect with us

Ragam

Hari Ini Tiga Kali Goncangan, Warga Masih di Pengungsian

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Warga di Kabupaten Maluku Tengah, sepertinya masih belum berani meninggalkan lokasi pengungsian. Sebab, masih terjadi beberapa kali goncangan atau gempa bumi, Kamis (17/6/2021).

“Jadi sejak pagi tadi sudah tiga kali goncangan Sampai siang ini saya belum tahu ada goncangan lagi atau tidak,”kata Serwan, salah satu warga Tehoru, kepada DINAMIKAMALUKU. COM, Kamis (17/6/2021).

Namun, dia tidak memprediksikan berapa magnitude dalam tiga kali goncangan.”Yang pasti BMKG yang tahu magnitudenya. Tapi goyanganya tidak sebesar hari pertama,”jelasnya.

Akibatnya, terang dia, warga masih mendiami tenda-tenda pengungsian.”Warga belum berani kembali ke rumah,”sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Provinsi Maluku, mendorong pemerintah daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Provinsi dan kabupaten, segera membantu warga terdampak gempa bumi magnitudo 6,1di kabupaten Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021).

“Kami berharap agar Pemda segera membantu dan melihat dampak dari gempa bumi di Kabupaten Maluku Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Provinsi dan kabupaten, agar membantu warga terdampak di Malteng”harap Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Asis Sangkala, ketika dihubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (17/6/2021).

Pertama, ingat wakil rakyat dari daerah pemilihan Malteng itu, memantau gempa susulan dan kemudian antisipasi dampak gempa susulan yang berpotensi Tsunami. “Ini agar ada informasi berkala yang bisa disampaikan kepada masyarakat,”ingatnya.

Masyarakat juga diberikan ketenangan dan edukasi sehingga, mereka bisa kembali ke rumah maaing-masing. “Segera didata rumah warga yang berdampak bencana dan diusulkan untuk mendapat, perbaikan rumah dari Badan penanggulangan Bencana Nasional,”usul Sangkala yang juga Ketua DPW PKS Provinsi Maluku.

Namun, ingat dia, jika masyarakat masih mengungsi agar bisa dibantu, untuk keperluan tanggap darurat yang bekerja sama dengan dinas sosial. ”Tujuannya agar bantu masyarakat selama di lolasi-lokasi pengungsian. Kita berharap ada bantuan tenda, selimut, dan sembako serta keperluan lain selama di pengungsian. Kita berharap ada perhatian serius dari pemerintah,’tandasnya.

DPRD Provinsi Maluku, lanjut dia, juga mendorong pemerintah agar mencari jalan keluar agar, dampak ini selesai dan para korban mendapat kompensasi, terutama perumahan. “Jadi kita terus memantau di Malteng agar bersama pemerintah mencari solusi-solusi,”pungkasnya.

Sekedar diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitude 6,1 di Pulau Seram Rabu (16/6/2021). Akibatnya, air laut sempat, sehingga membuat warga panik dan mengungsi di ketinggian karena takut terjadi tsunami. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *