Connect with us

Ragam

Ini Penampakan SMR, Setelah Dicat Tim Kalesang Negeri 11 September

Published

on

DINAMIKAMALUKU
COM, AMBON-Stadion Mandala Remaja (SMR), saat ini mulai digunakan warga untuk olahraga. Ini setelah tim Kalesang Negeri 11 September yang digagas Gubernur Maluku, Murad Ismail, tepat di hari lahirnya, bekerja sama dengan TNI dan Arta Graha Peduli, membersihkan dan mengecek stadion itu.

Sebelumnya, stadion kebanggaan masyarakat Maluku dikawasan Karang Panjang itu, kumuh dan tidak terurus. Berkat koordinasi tim Kalesang Negeri 11 September, dengan pihak Bank Arta Graha Peduli, melalui Corporate Sosial Responsibility (CSR)
menyediakan 200 kaleng cat, dibantu ratusan personil TNI membersihkan dan mengecet stadion tersebut, Sabtu (26/9).

Bahkan, Kadis PUPR Maluku, Muhammad Marasabessy, ikut terlibat mengecat SMR. Mantan pejabat di Kementerian PUPR, sepertinya ingin memberikan contoh kepada pejabat di provinsi Maluku, agar ikut peduli terhadap fasilitas publik yang tidak terurus. Buktinya, saat ini stadion itu, terlihat bersih setelah dicat.”Sekarang warga sudah berolahraga di SMR dengan nyaman,”kata Koordinator tim Kalesang Negeri 11 September, Mus Mualim, kepada DINAMIKAMALUKU. COM, Selasa (29/9).

Mualim yang juga Bendahara DPD Hanura Maluku ini mengaku, sebelumnya warga mengeluh kalau SMR, tidak terurus sehingga tidak nyaman ketika olah raga di stadion itu.”Memang fokus kita itu fasilitas publik dan pemukiman warga dan infrastruktur lain yang tidak terurus kami langsung mendata untuk dibersihkan dan dicat,”terangnya.

Kadis PUPR Maluku, Muhammad Marasabessy menegaskan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim Kalesang Negeri 11 September, agar terus bergerak memperbaiki infrastruktur yang rusak, hingga membersihkan dan mengecat.”Jadi kita tidak hanya mengecat rumah warga di Tantui, yang disebut kampung pelangi, atau mengecat ruko di Mardika. Begitu juga bersihkan serta mengecat stadion, kita terus koordinasi untuk melihat dan mendata sejumlah fasilitas publik untuk diperbaiki atau dicat. Jadi kita tidak berhenti disini saja. Kita terus bergerak,”paparnya.

Apalagi, ingat dia, tim Kalesang Negeri 11 September yang digagas gubernur, setidaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.”Selain program ini mempercantik kota Ambon, dan kabupaten serta kota lain, infrastruktur atau fasilitas publik dinikmati secara baik oleh masyatakat. Ini keinginan dan harapan Pak Gubernur,”terangnya.(DM-01).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *