Connect with us

Politik

Kelyombar : Ada Upaya Jatuhkan Kredibilitas Petrus Fatlolon

Published

on

AMBON,DM.COM,-Meski kontestasi Pilkada Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) baru digelar medio November 2024 mendatang, namun suhu politik didaerah itu, kian memanas. Ini setelah sejumlah figur ingin merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati KKT periode 2024-2029.

Keinginan sejumlah figur bakal calon (balon) Bupati KKT, dengan sendirinya terjadi dinamika. Para pengikut balon Bupati atau tim sukses diduga mulai di skenariokan muncul secara instan mengkritisi kepemimpinan Petrus Fatlolon ketika menjabat Bupati KKT periode 2017-2022.

Padahal, usai Fatlolon memimpin daerah itu, banyak menuai pujian dan apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai berhasil membangun daerah itu kearah yang lebih baik bila dibandingkan dengan kepemimpinan sebelumnya. Karenanya, Fatlolon banjir dukungan dan dijagokan kembali pimpin daerah itu untuk periode yang kedua.

PETRUS FATLOLON, SH, MH

Salah satu akademisi asal KKT, Policarpus Kelyombar mengatakan, dalam percaturan politik menuju pemilu legislatif terutama pemilihan kepala daerah (Pilkada), ada banyak pionir-pionir yang sengaja di siapkan untuk menyerang kandidat tertentu.”Nah, mereka ini yang sengaja di mainkan oleh oknum-oknum ( saya sebutkan bakal / pesaing pak Petrus Fatlolon ) yang memakai pion-pion itu untuk menyerang kredibilitas seorang Petrus Fatlolon,”kata Kelyombar, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (24/3/2023).

Dia mengaku, mereka memakai simbol-simbol ucapan yang tak pantas dan sengaja menjatuhkan kredibilitas Fatlolon. Menurut dia, ada yang tidak etis dalam bertutur kata atau berdialektika.”Dengan simbol dan kata-kata tak beradab. Ada dalang bersama-sama poin-pion itu, kita sudah tahu dan bisa kita tebak tanpa menyebut, namapun kita semua tahu,”tudingnya.

Untuk itu, dia kemudian menyarankan, agar mengutip filosofis Yunani Socrates yang berpendapat, bahwa dalam mencari kebenaran itu ia tidak memikir sendiri, melainkan setiap kali berdua dengan orang lain, dengan jalan tanya jawab. “Orang yang kedua itu tidak dipandangnya sebagai lawannya, melainkan sebagai kawan yang bijak diajak bersama-sama mencari kebenaran,”tandasnya.

Oleh sebab itu, Kelyombar melanjutkan, kebencian yang muncul dalam diri seseorang, tanpa sadar akan memunculkan kemarahan, kejengkelan, iri hati, ataupun rasa dendam yang mendalam atau kebencian makin mendalam. “Akibatnya, membuat seseorang melampiaskan kebencian-kebencian, iri hati, kedengkian tersebut melalui pikiran, ucapan, dan perbuatan yang tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga dapat merugikan dirinya sendiri,”ingatnya.

Apalagi, lanjut dia, kebencian akan membuat diri seseorang jauh dari kedamaian, ketenangan, maupun kebahagiaan. Karena seseorang yang menyimpan kebencian, dalam dirinya tidak mungkin hidupnya akan damai, tenang, dan bahagia.

“Tidak ada seorangpun yang dapat menghilangkan kebencian , kedengkian iri hati yang ada dalam diri orang lain. Hanya dirinya sendirilah yang dapat menghilangkan kebencian, kedengkian, iri hati yang ada di dalam dirinya,”drbutnua.

Karena itu, tambah dia, dalam paparan tersebut dirinya ingin menjelaskan
dua cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kebencian, kedengkian atatau iri hati yaitu, Cinta kasih dan belas kasih.

“Terjemahan ini harus dikembangkan, dan keseimbangan batin harus dikembangkan, berusaha melupakan kebencian di hati itu sendiri, kenapa bisa mendatangkan petaka bagi si pembeci, si pendengki si irihati itu sendiri,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *