Connect with us

Politik

KPU Pastikan Hak Pilih Pasien Covid-19 di Pilkada

Published

on

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) memastikan hak pilih para pemilih yang berstatus pasien positif korona terpenuhi dalam pelaksanaan pilkada serentak Desember 2020 mendatang.

Komisioner KPU Viryan Aziz menuturkan KPU tetap akan melakukan pelayanan dan pendataan bagi para pasien positif korona agar masuk ke dalam daftar pemilih.

“Tetap di data sama pelakuannya dengan orang yang sakit lainnya. KPU wajib memenuhi hak pilihnya,” ujar Viryan saat dihubungi di Jakarta, Jumat (21/8).

Viryan melanjutkan, KPU sendiri saat ini masih melanjutkan tahapan pemuktahiran data pemilih hingg 29 Agustus mendatang. Hasil pemuktahiran data pemilih tersebut selanjutnya akan direkap secara bernjenjang mulai dari kecamatan hingga kabupaten/kota sebelum nantinya ditetapkan sebagai daftar pemilih sementara (DPS).

“Saat ini KPU masih melakukan pendataan oleh petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP),” terang Viryan.

Viryan menjelaskan KPU akan menyediakan petugas khusus yang akan melayani para pasien positif korona menggunakan hak pilihnya dari tempat isolasi. Proses pengurusan administrasi perpindahan TPS dari TPS umum ke TPS khusus yang berada di rumah sakit atau ruang isolasi tetap sama seperti proses pindah TPS di pilkada-pilkada sebelumnya.

“Tergantung, di rmh atau di RS nanti mau menggunakan hak pilihnya. Yang pasti KPU tetap melakukan pelayanan bagi para pemilih yang ingin gunakan hak pilihnya,” terangnya lebih lanjut.

Sebelumnya, KPU telah menerbitkan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dengan PKPU tersebut, pelaksanaan pilkada 2020 wajib menerapkan protokol covid-19. (OL-2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *