Connect with us

Politik

Krisis Listrik dan Telekomunikasi Hambat Kampanye Paslon

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Krisis listrik dan telekomunikasi di empat kabupaten yang menggelar pilkada serentak 2020, menghambat kampanye pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati. Pasalnya, pilkada ditengah pandemi Covid-19, kampanye Paslon lebih banyak interaksi dengan pemilih secara daring.

Ketua KPU Maluku, Syamsul Rivan Kubangun mengatakan, momentum pilkada, setidaknya bangkitkan ekonomi dan keterpurukan di daerah.”Paling tidak bagaimana momentum ini butuh kerjasama dengan baik. Bagaimana PLN (Perusahaan Listrik Negara) jamin listrik tidak padam. Begitu juga Telkomsel, jamin kebutuhan telekomunikasi terpenuhi dalam waktu sesingkat-singkatnya,”harap Kubangun, dalam rapat koordinasi antara Komisi I DPRD Maluku, Bawaslu, PLN, Telkomsel, KPID, TVRI, dan Pemda Maluku, Senin (28/9).

Dia mengaku, pilkada ditengah pandemi Covid-19, pesta demokrasi lokal lima tahunan berlangsung tidak normal.” Ini dituasi tidak normal. Peluang kita di momentum. UU syaratkan pakai media daring secara online, kita tapi terbatas. Bukan hanya penyelengara, konstentan, permilih dan dukungam Pemda, tapi butuh dukungan dari mitra strategis,”harapnya.

Kubangun menyebut, ada beberapa metode kampanye, yakni pertemuan terbatas dan dialog selama 71 hari kedepan.”Tapi. kita pasrah pada kondisi telekomunikasi dan PLN. Nah, kalau PLN dan telekomumikasi tidak mormal pertemuan tidak dilakuan,”ingatnya.

Sesuai peraturan KPU, metode kampanye harus dilakukan lembaga penyiaran publik dan suasta. Namun, kata dia, dari TVRI bisa faislitasi. “Memang masing-masing Paslon di empat kabupaten dua kali debat. Kita ingin nyasar pemilih di pelosok di empat kabupaten yang menggelar pilkada. Mereka harus tahu visi dan misi Paslon Nah, tergantug kesiapan PLN dan Telkomsel. KPU keluar dana tapi tidak tersentuh. Ini momentum sejahterakan masyatakat,”paparnya.

Anggota Bawaslu, Astuti Usman mengatakan, pihaknya bersama KPU, parpol pengusung belum duduk bersama memnicarakan metode kampanye.”Kalau PKPU kampanye melalui daring kita harus awasi. Harus diatur jamnya. Proses itu di bicarakan Bawalu, KPU, dan parpol pengusung.,”ingatnya.

Manajer komunikasi PLN Maluku dan Maluki Utara, Ramli Malawat memastikan, krisis listrik di sejumlah wilayah di empat kabupaten yang menggelar pilkada, segera diatasi.”Kita pastikan, bulan Oktober, persoalan listrik di sejumlah daerah di Maluku Barat Daya dan Buru Selatan, diatasi. Jadi kami jamin pasokan listrik tidak ada masalah,”kata Malawat.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *