Connect with us

Politik

Lagi, RR “Terpental”di DPD Partai Golkar Maluku

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM,,AMBON-Posisi Richard Rahakbauw di Partai Golkar, semakin rawan, setelah reposisi komposisi kepengurusan DPD Partai Golkar Maluku, nama Rahakbauw, tidak tercantum. Padahal, sejumlah loyalis RR sapaan Rahakbauw, diakomodir masuk kepengurusan.

Sesuai SK DPP Partai Golkar, Nomor: SKEP-371/DPP/Golkar/X/2020 tertanggal 20 Oktober 2020 tentang Pengesahan Komposisi dan Pesonalia DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Masa Bakti 2020-2025 (hasil perubahan),
SK tersebut resmi ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Erlangga Hartato dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, 20 Oktober 2020, sebagaimana salinan SK
yang diperoleh DINAMIKAMALUKU.COM, Minggu (8/11) nama RR tidak tercantum.

Namun, sejumlah loyalis RR, seperti Ridwan Rahman Marasabesssy dan Hani Pariela, yang sebelumnya “lawan”Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ramli Umasugy, karena tidak masuk kepengurusan DPD Partai Golkar, sebelumnya bersama RR, nama mereka diakomodir. Marasabessy dipercayakan menjabat Wakil Ketua Bidang Politik dan Pertahanan. Sedangkan Pariela menjabat Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan. Loyalis RR lainya, seperti Temi Talaohu dan Haerudin Tuarita, ikut masuk dalam komposisi kepengurusan.

Belum diketahui, alasan RR tidak diakomodir dalam kepengurusan. Namun, untuk kedua kalinya RR, tidak masuk kepengurusan, setelah Umasugy, menjabat Ketua DPD Partai Golkar Maluku. RR juga didepak dari kursi Wakil Ketua DPRD Partai Maluku.

Selain itu, Pdt James Timisela, ditunjuk menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku, menggantikan posisi Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku, Lessi Siajay, yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, sejumlah posisi kepengurusan partai berlambang Beringin juga bergeser. Posisi Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Maluku sebelumnya di jabat Jusri Mahedar, digantikan oleh Subhan Pattimahu. Pattimahu menjabat Wakil Ketua Organisasi dan Kaderisasi. Sementara Mahedar, menjabat Wakil Ketua Bidang Koordinator Kepartaian. Sementara posisi Roni Sianressy, sebelumnya Wakil Ketua Kaderisasi, dipindahkan di posisi Wakil Ketua Bidang Hubungan Ormas.

Begitu juga posisi Wakil Sekretaris dan Wakil Bendahara ikut digeser. Wakil Sekretaris Organisasi misalnya, sebelumnya di jabat Yoga Papilaja. Papilaja, digeser di posisi Wakil Sekretaris Bidang Pemuda dan Olah Raga. Sementara dalam komposisi SK, sejumlah nama tercantu ganda.
Nampak dalam SK hasil revisi itu terlihat nama ganda misalnya, Theodorus Makatios Solisa sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM, tetapi juga ditempatkan pada Biro Hukum dan HAM.
Kemudian Elvani Soulisa sebagai Biro Kerjasama Koperasi, UKM dan LSM namanya juga tercantum pada Biro Politik dan Pertahanan Keamanan.

Selanjutnya, Fientje Baan sebagai Biro Penggalangan Khusus juga ditempatkan pada Biro PP Wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual dan Kepulauan Aru.

Sedangkan, ada sejumlah nama baru masuk komposisi kepengurusan.

Ketika dihubungi, RR mengaku menerima keputusan DPP Partai Golkar yang tidak memasukan namanya dirinya dalam kepengurusan.
“Nama saya kalau tidak masuk, mungkin ada kebijakan di partai
Saya menerima semua kebijakan partai. Saya legowo,” ungkap RR, ketika dihubungi Kabar Timur, Minggu (8/11).

Sebagai kader partai, kata dia, tidak akan memaksakan diri untuk diakomodir masuk pengurus
Meski begitu, ingat dia, masyarakat sangat tahu kalau dirinya “berdarah-darah” dan habis-habisan berjuang untuk membesarkan Partai Golkar.

Dia beralasan, ada pertimbangan khusus dari partai agar dirinya fokus merebut kursi Walikota Ambon.”Mungkin partai punya pertimbangan saya bakal maju sebagai calon Walikota Ambon. Ini agar saya fokus,” ujarnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *