Connect with us

Ragam

Libatkan Masyarakat Sekitar Pasok Sayur, Ini Bukti Komitmen BKP-BTR

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Sejak kehadiran Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR), perusahaan pertambangan yang beroperasi di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, selalalu membantu dan melibatkan masyarakat sekitar. Ini dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan itu kepada warga sekitar.

Salah satunya, menyediakan makan tiga kali setiap hari bagi para karyawannya. Untuk itu, bahan pangan untuk mereka itu sebagian berasal dari masyarakat di lingkar area operasinya.”Hal tersebut telah berlangsung sejak awal BKP-BTR beroperasi dan tetap berlanjut hingga saat ini ketika BKP-BTR telah menjadi bagian dari Merdeka Copper Gold. Kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bahwa kehadiran BKP-BTR memberi kemanfaatan kepada masyarakat lingkar tambang,”kata Dino Musida, Bagian Komunikasi BKP-BTR, melalui rilis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (16/4).

Dia mengaku, salah satu jenis bahan pangan itu adalah sayuran dan buah-buah. “Dominan kangkung, sawi hijau, bayam, berikut kacang panjang, sawi krop, lobak, kol bunga, kol kepala, brokoli, wortel, bunga pepaya, timun, pepaya muda, cabai rawit, cabai besar, kemangi, seledri, sereh, labu kuning, bawang merah dan lainnya tergantung musim daun singkong, singkong, jeruk asam, pisang, sayur nangka muda kemudian untuk buah ada semangka, melon, jeruk manis dan mangga,”jelasnya.

Dikatakan, para petani sayuran dan buah-buahan itu menjadi pemasok lokal dengan cara menjadi mitra BKP-BTR dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Bidang Peningkatan Pendapatan Riil Masyarakat. “Mereka terbagi kelompok Desa Lurang, Desa Uhak dan Kampung Baru. Ketiganya berada di Kecamatan Wetar Utara.
Para petani sayur dan buah tersebut berjumlah seratus lebih orang pada musim normal. Kebanyakan dari mereka adalah para kaum ibu. Namun mereka yang menanam sayur dan buah menjadi berkurang pada musim angin barat, sebab cuaca penuh dengan hujan dan angin serta hama belalang,”papar Dino.

Proses kegiatan tersebut dilakukan oleh tim levelihood yang merupakan bagian dari Community Development – External Affairs Department. Mereka senantiasa melakukan pemantauan terhadap kegiatan penanaman dan pemeliharaan oleh para petani sayur dan buah, sehingga kualitasnya sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Selanjutnya tim livelihood memberitahukan komoditi apa saja yang akan dipanen kepada Prasmanindo Boga Utama (PBU), perusahaan catering mitra BKP-BTR. “Dari sinilah PBU menentukan menu makanan bagi karyawan. PBU jugalah yang membeli semua hasil dari petani sayur dan buah. Selain sayuran dan buah, juga berlangsung hal yang sama dengan produk ayam pedaging dan petelur, ikan dan tahu-tempe,”pungkasnya. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *