Politik
Maluku Dipimpin Murad : Raih WTP 5 Kali, Kemiskinan Turun & Ekonomi Meningkat

AMBON,DM.COM,-Gubernur Maluku, Periode 2019-2024, Murad Ismail, menegaskan, masa kepemimpinanya Pemerintah Provinsi Maluku, meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Murad yang kembali mencalonkan diri merebut kursi Gubernur Maluku, berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Maluku, Michael Wattimena mengakui, kepemimpinanya angka kemiskinan turun signifikan, ekonomi meningkat, dan angka lapangan kerja terbuka menurun.
Demikian disampaikan Murad, ketika menjawab pertanyaan pasangan calon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 3 ketika debat terbuka perdana pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Hotel Natsepa, Sabtu (26/10/2024).
Ketika Murad-Michael, diakronim 2M ditanya soal tata kelola pemerintahan yang baik dia mengaku, masa kepemimpinannya, Pemprov Maluku, meraih WTP sebanyak 5 kali berturut-turut menandakan pemerintahan yang dipimpinya bersih dan bebas KKN.
“Itu menandakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan, jujur, bersih serta bebas KKN,”tandasnya.
Murad juga mengaku, Pemerintahan yang dipimpinya angka kemiskinan setiap tahun mengalami penurunan yang signifikan, terutama di dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi turun dan lapangan kerja terbuka juga mengalami penurunan.
“Jadi Maluku saat ini dalam keadaan baik. Jadi katanya Maluku tidak baik, dimana ? Saya sampaikan ini sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS),”ingatnya.
Tak hanya itu, Murad menambahkan, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi tugas utama pemerintah. Selain bangun infrastruktur kesehatan dan pemerataan tenaga medis, tenaga pengajar dan pembangunan infrastruktur pendidikan juga menjadi perhatian serius.
“Sekitar 2 ribu Guru Honorer sudah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K). Mereka sudah dilantik dan ditugaskan di sekolah-sekolah di seluruh Maluku. Jadi memang sektor kesehatan dan pendidikan menjadi perhatian serius kami agar masyarakat Maluku sehat dan cerdas,”tandasnya.
Sementara itu, calon Wakil Gubernur Maluku, Michael Wattimena mengatakan, anggaran dari Jakarta, selama ini terdistribusi di 11 kabupaten dan kota sesuai Peraturan Menteri Keuangan 85 tahun 2024, pembangian anggaran sangat terbatas.
“Nah, dengan kue yang sangat terbatas itu, kita harus memiliki prioritas fokus di kegiatan seperti apa. Ini harus dilakukan atasi kemiskinan, Stunting, lakukan pelatihan termasuk kerjasama dengan pihak ketiga,”kata Michael menanggapi jawaban Paslon nomor 1 soal Fiskal Maluku terbatas.(DM-04)