Connect with us

Politik

Melki Frans : Penantang Butuh Kerja Keras di MBD, Petahana Hampir Pasti Menang

Published

on

AMBON,DM.COM,-Satu per satu tokoh masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) menggunguli kepemimpinan pasangan petahana Benyamin Thomas Noach-Aguatinus Kilikily, kembali memenangkan Pilkada MBD 27 November 2024 memdatang.

Kali ini, salah satu tokoh masyarakat MBD, Melkias Frans mengaku, keperkasaan pasangan petahana memenangkan pesta demokrasi lokal lima tahunan itu didepan mata. Sementara sebelumnya, tokoh masyarakat MBD, Herman Siamiloy mengaku, petahana sudah teruji, berbuat, dan terbukti membangun MBD kurang lebih empat tahun dengan berbagai prestasi dan program yang sudah dirasakan warga setempat.

Sementara dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, mantan anggota DPRD Provinsi Maluku dua periode itu diingatkan agar kerja lebih keras lagi meyakinkan masyarakat di bumi Kalwed, jika ingin menang.”Jangan serang petahana. Fokus meyakinkan masyatakan dengan program dan visi serta misi. Fenomena begini membuat masyarakat tambah dewasa menentukan pilihan ke petahana,”kata Frans, ketika dihubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Senin (23/9/2024).

Apalagi, ingat putra Kisar ini, sesuai survei elektabilitas salah satu lembaga survei nasional, Noach-Kilikily, akrab disapa Benyamin-Ari, menempati 72 persen.

“Posisi petahana tetap kuat. Saat ini ada 3 paslon Bupati dan Wakil Bupati MBD. Pemilin pasti terbagi 3 pada proporsinya sendiri. Hasil survei incumbet 72 persen. Jika Margin eror 10-15 persen menang. Nah, kalau margin Turun 15 persen 60 persen plus. Sementara disa 40 persen terbagi di dua paslon. Dan itu terukur dari survei elektabilitas. Toh kalau 72 persen elektabilitaa margin eror 20 persen tinggal 50 persen. Kemungkinan dimenangkan paslon lain sangat kecil,”bebernya.

Apalagi, ingat dia, waktu yang sangatcpendek bagi dua paslon penantang meyakinkan pemilih MBD.”Pembukaan Kampanye 25. Hari ini undi nomor urut. Lusa kampanye. Kampanye sampai 24 November 2024 mendatang. Jadi 2 bulan kampanye debat kandidat 3 kali. Kalau debat di Ambon waktu tambah habis,”ingatnya.

Meski begitu, dia menegaskan, penantang tidak punya cukup waktu meyakinkan masyarakat. Apalagi, tambah dia, pemilih rasional dan realistis itu sumber inspirasi tentukan pilihan adalah viai misi dan program.” Pemilih sektarian serang menyerang. Bagi incumbent jelaskan selama menjabat Bupati sekian banyak program berapa sudah jalan. Paling on the track. Kalau serang dengan isu biasa saja. Kalau terus bangun isu tidak bisa dibuktikan orang pasti beralih juga,”pungkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *