Connect with us

Ekonomi

Mendagri-Menkopolhukam Kunker ke MBD, Laipeny Usul Bangun Bandar Udara Moa & Tepa

Published

on

AMBON,DM.COM,-Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menkopolhukam, Mahfud MD, dalam pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) Tahun 2023, di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1511, Kota Tiakur, Pulau Moa, Maluku Barat Daya (MBD), Kamis, (15/6/2023), diapresiasi komponen masyarakat didaerah itu.

Namun, kehadiran dua Menteri itu, diharapkan memperhatikan pembangunan bandar udara Moa dan bandar udara Tepa. Bandar Moa diharapkan dibangun lagi runway atau landasan pacu agar, tak hanya maskapai penerbangan tertentu landing di daerah yang berbatasan dengan negara Timor Leste dan Autralia, namun maskapai penerbangan dengan ukuran besar landing di bandar udara itu agar menjawab kebutuhan transportasi udara di daerah itu.

Tak hanya itu, kehadiran dua Menteri di bumi Kalwedo, setidaknya menjadi perhatian untuk mereleasaikan pembangunan bandar udaraTepa di Imroing. Sebab, masyarakat setempat sulit menjangkau daerah itu jika musim ombak atau cuaca laut tidak bersahabat.

“Tentu kehadiran dua Menteri di MBD, kami sangat mengapresiasi. Namun, kami berharap pembangunan kembali Bandar Udara Moa dan pembangunan bandar udara Tepa, juga mesti menjadi atensi saat Kunker dua Menteri ke MBD,”harap salah satu komponen masyarakat MBD, Jhon Suanthie Laipeny, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (15/6/2023).

Dia mengaku, perpanjangan runway bandar Moa, tak hanya memperlancar arus barang dan manusia, namun keperluan militer pesawat ukuran besar bisa landing di bandar udara Moa.”Selama ini khan yang hanya landing di bandar Moa itu maskapai sejenis Susi Air dan Trigana Air. Nah, runway kalau bandar udara Moa diperpanjang pesawat ukuran ATR 27 bisa landing,”harap Laipeny.

Tak hanya itu, putra Babar ini berharap, kehadiran dua Menteri itu setidaknya menjadi perhatian pemerintah daerah agar mendesak Menteri Perhubungan agar segera membangun bandar udara Tepa. “Sebab, bandar udara Tepa, sangat strategis ketika blok Migas Masela, beroperasi,”ingatnya.

Laipeny yang juga pelaku ekonomi ini mengigatkan, jika runway bandar udara Moa diperpanjang dan bandar udara Tepa si bangun, dari sisi ekonomi, sangat berdampak bagi perekonomian didaerah itu. “Begitu juga dari sisi Keamanan dua bandar udara itu sangat strategis,”pungkasnya.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *