Connect with us

Ragam

Menenun di Dekranasda Tual, Biayai Dua Anaknya Sekolah Perawat, Kini Jadi ASN

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Tien Kaary (69) kini semangatnya mulai pudar. Namun, ketekunannya menenun selama di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tual, patut diacungi jempol dan sangat menginspirasi.

Betapa tidak, dari hasil keringatnya menenun, dia berhasil membiayai dua anaknya Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) dab kuliah di Akademi Keperawatan (Akper). Kini mereka sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Karenanya, Tien Kaary, kini menginspirasi ibu-ibu tangguh lainya. Apalagi, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, isteri dari Gubernur Maluku, Murad Ismail, beberapa hari lalu melantik pengurus Dekranasda Maluki Barat Daya. Ketika itu Widya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK meminta industri kerajinan dapat ditingkatkan didaerah itu. Salah satunya kain tenun.

Anna Woriwun, salah satu anak Tien Kaary menuturkan, sejak menenun di Dekranasda Tual, ibunya membiayai dirinya Sekolah Perawat Kesehatan.”Beliau menenun di Dekranasda Tual sejak 1997 hingga 2000,”tutur Anna yang kini bertugas di Puskesmas Serwaru, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (28/10/2021).

Tak hanya itu, tutur dia, dari ketekunan menenun, Tien Kaary, berjuang membiayai adiknya kuliah di Akademi Keperawatan (Akper) Kota Tual.”Jadi beliau menenun dan mengelola kantor Dekranasda Tual hingga adik saya lulus tahun 2016 lalu,”terangnya.

Kini Tien Kaary, sudah kembali ke Wakarlely salah satu desa penyangga di Kota Tiakur ibukota MBD. Meski sudah tua, semangat menenun bisa ditiru perempuan lainya untuk meningkatkan ekonomi keluarga. “Semua peralatan tenun dibawah dan kini beliau sering menenun,” Kata Anna isteri dari Olof Markus. (DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *