Connect with us

Politik

Minta Gubernur Evaluasi Kadinkes Maluku

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail, diminta mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Maluku, Meykal Pontoh. Ini setelah dana intensif tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pasien Covid-19, belum terbayar.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Maluku, Benhur Watubun mengaku, kecewa dengan penjelasan Pontoh, terkait alasan keterlambatan pembayaran intensif Nakes dan non kesehatan di sejumlah rumah sakit dan tempat karantina pasien Covid-19.

“Sebagai fraksi pemerintah, menurut saya persoalan pembayaran insentif ini sangat penting. Mesti ada kepastian berapa lama bisa menyelesaikan persoalan ini,”kata Watubun, kepada wartawan, usai rapat tim pengawasan Covid-19 DPRD Maluku, dengan Kadinkes Maluku dan pihak terkait, Rabu (14/10).

Kata dia, pihaknya prihatin karena angka pasien positif terus melonjak tajam, namun tidak dibarengi dengan pemberian intensif kepada Nakes dan non kesehatan. “Ini yang kami sesalkan,”kesalnya.

Padahal, kata dia, gubernur dengan organisasi perangkat daerah terkait terus dikritik terkait penanganan Covid-19. “Kita menanyakan apa yang menjadi problemnya. Jika problemnya terkait masalah managemen, perlu dilakukan evaluasi,”ingatnya.

Untuk itu, ingat dia, jika masalahnya ada pada managemen, mesti managernya harus diganti karena gagal.“Karena itu sudah saatnya Kepala Dinas Kesehatan Maluku, dievalusi kinerjanya dan tidak boleh tidak,”tandasnya.

Kenapa Kadinkes dievaluasi ? lanjut dia, karena tugasnya hanya mengawasi penanganan Covid-19. “Saya sangat tegas, karena tenaga kesehatan telah tandatangan kontrak untuk siap melayani pasien kapan pun dengan taruhan nyawa,”tegasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *