Connect with us

Politik

Minta Turunkan Passing Grade, Ini Harapan Anggota Dewan

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Passing Grade Uuntuk persyaratan tes guru Aparatur Sipil Negara PPPK 2021, dinilai sangat tinggi. Dikuatirkan, banyak putra dan putri bangsa di Provonsi Maluku tidak memenuhi syarat dari Pemerintah Pusat (Pempus)

Untuk itu, anggota DPRD Provinsi Maluku, Halimun Saulatu, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku untuk dapat melobi Pempus agar menurunkan passing grade.

Anggota Fraksi Partai Demokrat ini mengingatkan, jika passing grade terlalu tinggi mengakibatkan banyak guru honorer yang tidak lulus saat tes dimaksud.

“Saya memberikan rasa simpati dan ucapan selamat kepada seluruh guru honorer yang sedang melakukan test dan saya harapkan mereka bisa lulus. Saya minta perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku untuk melobi Pemerintah Pusat agar passing grade bisa diturunkan. Karena passing grade ini terlalu tinggi, yakni 300 hingga 400, kalau untuk wilayah Jawa itu tidak apa-apa,” tandas Saulatu kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (22/9/2021).

Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Maluku Tengah ini mengatakan, penetapan passing grade harus disesuaikan dengan kemampuan pelamar dari Maluku. “Kalau passing grade terlalu tinggi kita takutkan seluruh kuota untuk guru kontrak itu tidak bisa terisi seluruhnya,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Maluku Tengah dua periode ini berharap, agar diskresi yang diberikan kepada seluruh guru honor yang berusia diatas 35 tahun bisa diselesaikan dan itu kalau boleh dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Dikbud sehingga guru honorer yang sudah mengabdi lama bisa terakomodir oleh pemerintah.

“Papua saja bisa untuk meminta agar passing grade diturunkan. Kenapa Maluku tidak bisa. Ini yang harus menjadi atensi dan perhatian serius kita,”pungkansya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *