Connect with us

Pendidikan

Munaswir Harap Pemerintah Perhatikan Sarana &  Prasarana Pendidikan

Published

on

AMBON,DM.COM,-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andi Munaswir berharap, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, memperhatikan sarana dan prasarana pendidikan.

“Kita berharap kepada pemerintah provinsi untuk sarana dan prasarana pendidikan perlu adanya perhatian khusus untuk pendidikan swasta karena sekolah swasta menjadi bagian dari ikut mencerdaskan pendidikan anak bangsa, “kata Andi, Selasa (21/2/2023).

Ini setelah Munaswir yang juga anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku itu mengaku,  sudah memperjuangkan empat unit gedung sekolah di  Sekolah Menengah Umum (SMU) Yos Soedarso Masohi, telah selesai dibangun dan sudah diresmikan pada Sabtu, (18/02/23).

Pengresmian empat (4) unit ruangan kelas ini, tidak terlepas dari kepedulian dari Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Provinsi Maluku itu. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Maluku Tengah ini,  mengemukakan, pada tahun 2021 itu ada aspirasi pembangunan 1 unit ruang kelas baru, kemudian pada akhir tahun pada APBD perubahan itu juga pemerintah mengakomodir satu unit lagi ruang kelas baru dan di tahun 2022 terdapat dua ruang kelas baru.

“Jadi sebelumnya SMU Yos Soedarso itu kan punya enam ruang kelas, namun jumlah siswa juga tidak terlalu banyak, sehingga wacananya bangunannya enam unit tapi saat sekarang ini masih empat (4) ruang kelas karena terkait dengan jumlah siswa SMU yang kurang saat ini, “Ungkapnya.

Alasannya dirinya mengusulkan SMU ini, karena saya ini menjadi bagian dari keluarga besar Yos Soedarso, Alumni SD, namun karena sekolah itu, cukup banyak melahirkan putra/i terbaik di Masohi, namun kondisi sekolah itu sangat memprihatinkan sudah sangat lama tidak diperbaiki kalau tidak salah sudah sejak tahun 1960-an atau 1970-an dan dalam kondisi kekinian sekolah itu sudah tidak layak, “Jadi waktu saya berkunjung ke sana, itu ada aspirasi dari dewan guru dan para kepala sekolah disaat saya reses tahun 2020,  aspirasi mereka supaya sekolah ini direhabilitasi, namun setelah saya lihat kondisi fisik bangunannya ternyata kalau direhabilitasi juga yang jelas sangat tidak efesien dan kita anggap buang uang, “terangnya.

“Jadi saat itu setelah saya pikir-pikir dari pada tidak maksimal nanti, sebaiknya bangun baru saja, sehingga saya bicara dengan pihak sekolah dan mereka sepakat agar bangunannya dibongkar saja, “pungkas Andi.

Menurutnya, sejak itu pada tahun 2021 itu baru dibangun satu unit ruangan kelas namun berkat modal usaha dan kerja keras semua itu dapat terwujud dengan baik dan terealisasi pada akhir 2022 kemarin. Meski begitu, selaku wakil rakyat dan alumni dari persekolahan ini, dirinya sangat mengharapkan dari pemerintah daerah provinsi dalam hal ini, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku bisa membantu mengakomodir dan menyiapkan fasilitas penunjang lainnya; berupa kebutuhan laboratorium dan komputer; ini dimaksudkan untuk sarana penunjang menghadapi sistem komputerisasi di erah teknologi saat ini.

“Puji Tuhan sekolah ini sudah terealisasi akhir tahun 2022 kemarin, teralisasi 4 ruang kelas baru, dan baru berkesempatan dan sebenarnya dari bulan Januari tetapi berkesempatan untuk diresmikan oleh ibu Kadis Pendidikan promal pada Sabtu, 18 Februari 2023 dan saya ikut mendapingi beliau,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *