Connect with us

Hukum

Ngaku Anggota Polisi, Wolentery Tipu Puluhan Warga MBD Hingga Ratusan Juta

Published

on

DINAMIKAMALUKU. COM, AMBON-Yakob Wolenteri, saat ini tengah dicari pihak Kepolisian, setelah Yosi Yusuf melaporkan dia ke Polda Maluku, beberapa waktu lalu. Wolenteri dipolisikan karena janji membantu meloloskan sejumlaj anak sebagai anggota Polisi, namun tak kunjung diterima, padahal ratusan juta sudah ditransfer ke sejumlah rekening.

Ini bermula ketika Wolentery, bertemu dengan Yusuf di salah satu kapal perintis beberapa tahun lalu. Ketika itu Wolentery menghampiri Yusuf yang seorang pendeta.”Mama ini beta sudah Nyong. Sekarang sudah jadi anggota Polisi. Tugas di Brimob Saumlaki,”tutur Yusuf, menirukan pengakuan Wolentery, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (18/11/2021)

Ketika itu Yusuf, seperti dihipnotis. Diantara percaya atau tidak, pengakuan Wolentery yang pernah tinggal di rumah Yusuf untuk sekolah sepertinya diamini. ” Mungkin dulu dia (Wolentery) tinggal di rumah. Soalnya banyak yang tinggal dirumah sekolah saat itu. Apalagi diatas kapal saat itu dia di panggil pak Polisi,”terangnya.

Singkat cerita, Wolentery yang memanfaatkan Yusuf sebagai tokoh agama di bumi Kalwedo, mulai melancarkan aksinya.”Ketika Itu dia menghubungi saya kalau ada penerimaan calon anggota Polri dari jalur khusus tanpa tes. Dia mengaku, bisa meloloskan banyak orang tanpa tes karena ,”bebernya.

Yusuf kemudian sibuk menghubungi keluarga dan kenalannya di pulau Moa dan Pulau Letti. “Saat itu sekitar 10 anak saya hubungi orang tuanya. Ketika itu dia meminta kami berangkat ke Ambon termasuk putri saya yang diterima kerja di Rumah Sakit Tiakur, dia jamin masuk Polwan,”sebutnya.

Lebih jauh dikatakan, setelah tiba di Kota Ambon, dia bersama puluhan anak indekos di kawasan Galala.”Jadi setelah itu saya hubungi Wolentery. Saya tanya kapan mereka diterima. Dia janji dalam waktu dekat. Dia bilang kami harus tenang dan yakin. Kami juga diminta berdoa. Tapi sampai sekarang anak kami tidak diterima sebagai anggota Polisi,”tandasnya.

Ironisnya, lagi ditengah menanti kabar baik dari Wolentery agar anak-anak yang dibawahnya segera diterima anggota Polisi, ternyata setelah di cek Wolentery bukan angota Polisi. “Dia Polisi gadungan. Dia tipu kami selama ini,”kesalnya.

Lantas, kapan dana ratusan juta dikirim ke Wolentery. Dia mengaku, Wolentery diam-diam tanpa sepengetahuan dirinya meminta uang secara bertahap dari orang tua yang anaknya dijanjikan masuk Polisi. “Jadi saat itu saya tidak tahu. Saya juga ikut setor uang. Jadi saya juga ikut jadi korban. Katanya uang itu dikirim ke ibu Kasad dan sejumlah rekening berbeda. Tapi ternyata kita lacak nomor rekening yang dikirim atas nama isterinya dan orang Aru,”kesalnya.

Atas dasar itu, Yusuf berharap, Wolentery yang bermukim Kota Dobo agar segera di tangkap.”Ini agar semua terang benderang. Saya juga dilapori oleh orang tua korban di Polres MBD dengan dalil saya kerjasama dengan dia. Padahal saya ini korban jadi tidak benar saya kerjasama dengan dia,”pungkasnya.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *