Connect with us

Ekonomi

OJK Maluku : Kinerja LJK Semakin Meningkat & Kontributif

Published

on

AMBO,DM.COM,-Untuk meningkatkan  sinergitas dan kolaborasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022. Upacara bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) itu dipusatkan dihalaman Kantor OJK Maluku, Rabu (17/8/2022).

HUT RI kali ini dengan mengusung tema, “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat” OJK mengajak
seluruh LJK mengimplementasikan semangat kemerdekaan dengan terus bekerja sama dan berkolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku agar
dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Roni Nazra dalam sambutanya, menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan di Provinsi Maluku tetap stabil terjaga. “Pada posisi Triwulan II kinerja LJK di
Provinsi Maluku terus mengalami pertumbuhan dengan fungsi intermediasi semakin
meningkat dan kontributif dalam mendorong sektor ekonomi prioritas, hal ini
mencerminkan bahwa kinerja LJK turut mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku
yang pada triwulan II 2022 berdasarkan data BPS tumbu mencapai 4,81 persen yoy,”kata Nazra.


Dikatakan, kinerja LJK  pada posisi triwulan II 2022, kredit perbankan di Provinsi Maluku, tumbuh sebesar 8,91persen yoy yang ditopang oleh meningkatnya kredit produktif.”Secara sektoral, mayoritas sektor utama kredit mengalami pertumbuhan dengan kenaikan terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 12,79 persen,”terangnya.

Sementara itu, lanjut dia, Dana
Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan tumbuh sebesar 3,61 persen yoy. Menurutnya, kondisi restrukturisasi kredit dampak Pandemi Covid-19, terus menunjukan tren yang menurun.” Posisi Juni 2022 jumlah baki debet adalah sebesar Rp1,02 triliun atau turun
sebesar Rp 3 miliar dari posisi bulan Mei 2022 sebesar Rp1,05 triliun. Seiring dengan
hal itu, jumlah debitur juga mengalami penurunan dari 8.347 debitur pada Mei 2022
menjadi 7.832 debitur pada Juni 2022,”paparnya.

Kemudian, jelas dia, pada sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB), perusahaan asuransi mencatatkan penghimpunan premi asuransi sebesar Rp230,72 miliar dengan rincian Asuransi Jiwa sebesar Rp180,82 miliar dan Asuransi Umum sebesar Rp49,89 miliar.

“Fintech P2P lending juga turut tumbuh dengan outstanding pembiayaan sebesar
Rp25,33 miliar atau sebesar 30,71 persen, seiring dengan tumbuhnya jumlah lender
(27,66 persen) dan borrower (76,31 persen) sebesar 76,31 persen,”rincinya.

Sementara itu, beber dia, untuk
piutang perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 26,03 persen yoy hingga mencapai
Rp1,02 triliun. “Adapun profil risiko pembiayaan lembaga jasa keuangan terjaga dengan rasio NPL
perbankan tercatat sebesar 2,05 persen dan rasio NPF Perusahaan Pembiayaan tercatat
sebesar 1,08 persen,”jelasnya.

Pada sektor pasar modal di wilayah Provinsi Maluku hingga triwulan II 2022, total nilai transaksi efek dalam bentuk saham mencapai Rp1.610,69 miliar dengan jumlah
investor sebanyak 7.317 SID.

“Edukasi dan Perlindungan KonsumenDalam melaksanakan fungsi perlindungan konsumen, OJK Provinsi Maluku telah
melakukan 109 layanan informasi dan pengaduan konsumen, dimana sebanyak 57,80
persen merupakan layanan sektor perbankan dan 42,20 persen merupakan layanan
sektor IKNB (fintech P2P lending, asuransi, dan pembiayaan),”paparnya.

Selanjutnya, harap dia, apabila masyarakat menerima/menemukan tawaran investasi yang serta
tawaran pinjaman online mencurigakan dapat mengkonsultasikan terkait legalitas
kepada OJK melalui Layanan Konsumen OJK 157, email: konsumen@ojk.go.id,
waspadainvestasi@ojk.go.id atau whatssapp pada nomor 081157157157.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *