Connect with us

Ragam

OKP-LSM Bakal “Geruduk” Pempus Soal LIN, Dimana DPR dan DPD Asal Maluku ?

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Wacana perintah pusat menunda atau membatalkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN), disesalkan sejumlah pihak. Pasalnya, program strategis nasional itu sudah dijanjikan sejak pepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur Maluku, Kabel Albert Ralahalu.

Karenanya, sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bakal membentuk satu tim mendatangi pemerintah pusat (pempus). “Kita akan berangkat ke Jakarta. Kenapa LIN dibatalkan. Kami akan pertanyakan Pempus,”kata salah satu perwakilan LSM, Abdul Rasyid Wokanubun, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (18/3/2022).

Tim yang dibentuk juga bakal menemui anggota 8 DPR RI dan DPD RI. Pasalnya, kehadiran mereka di senayan, tidak mengawal LIN.” Perwakilan kita di senayan juga harus dipertanyakan. Mereka selama ini buat apa saja. Jangan seenaknya bilang bahwa LIN ditunda atau dibatalkan. Mereka harus bertanggungjawab,”tegasnya.

Dia juga berharap, kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD Provinsi Maluku, jelaskan kepada publik soal alasan penundaan LIN.”Jangan buat masyarakat terus bertanya-tanya,”kesalnya.

Dia menuturkan, jatah Maluku kebagian LIN sejak kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Jokowi. Begitu juga dengan kepemimpinan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu hingga Gubernur Murad Ismail.”Jadi LIN itu harga mati untuk Maluku. Jangan sampai kita diberikan gula-gula saja,”ingatnya. (DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *