Connect with us

Parlemen

PAD Tak Optimal, DPRD Maluku Minta Pemprov Fokus Masalah Sosial

Published

on

AMBON,DM.COM,-Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra, mengkritik lemahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum sejalan dengan kondisi di lapangan.

Menurut Refra, potensi PAD di Maluku sejatinya cukup besar, namun belum tergarap optimal, terutama melalui peran cabang-cabang dinas milik pemerintah provinsi di daerah.

“Kami berharap cabang-cabang dinas benar-benar berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Jangan sampai target PAD hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi sulit diwujudkan di lapangan,” ujar Refra, melalui keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Senin (6/4/2026).

Politisi PKB ini menilai, kondisi riil di lapangan masih jauh dari harapan. Berbagai kendala yang dihadapi membuat upaya peningkatan PAD belum berjalan maksimal.

Selain itu, Refra juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap persoalan sosial di masyarakat. Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada target pendapatan semata.

“Kami berharap pemerintah bersama pihak terkait serius menangani persoalan sosial yang ada, karena ini menyangkut kehidupan masyarakat yang saat ini cukup memprihatinkan,” katanya.

Refra mengingatkan, jika persoalan sosial tidak ditangani dengan baik, maka akan berdampak pada stabilitas dan kualitas hidup masyarakat ke depan.

DPRD Maluku pun mendorong pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret, baik dalam mengoptimalkan PAD maupun memperkuat penanganan masalah sosial, agar pembangunan daerah berjalan lebih seimbang.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *