Connect with us

Parlemen

Lewerissa : Itu Instruksi Saya Sikapi Air Meluap !!

Published

on

AMBON, DM,-Rencana Komisi II DPRD Provinsi Maluku, memanggil Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Maluku dan perusahaan tambang galian C, menyikapi sungai Wai Sakula meluap, diakui, Johan Johanis Lewerissa.

Lewerissa, yang baru saja menjabat Ketua komisi yang membidangi sumber daya alam itu mengaku, dirinya yang memerintahkan agar Dinas terkait dan perusahaan tambang yang beroperasi di sungai Wai Sakula, agar segera dipanggil.”Kamareng beta instruksikan buat pimpinan dan anggota komisi II,”kata Lewerissa, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (27/7/2022).

Instruksi politisi senior Partai Gerindra dari daerah pemilihan Kota Ambon ini,  agar segera panggil perusahaaan pertambangan galian C yang beroperasi di daerah tersebut beserta dinas terkait lainya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Komisi II DPRD Provinsi Maluku, mengagendakan mengungdang Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Maluku dan perusahaan yang beroperasi di sungai Wai Sakula, yang meluap, Selasa (26/7/2022). Sebab, diduga keras air meluap karena tumpukan sedimen galian C disungai itu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Temy Oersipuny mengaku, pihaknya sudah mengetahui kalau penyebab air di sungai Wai Sakula meluap karena galian C.”Memang sudah beredar kalau  air meluap didaerah itu karena  galian C,”kata Oerseipuny, kepada awak media, Rabu (27/7/2022).

Untuk itu, kata politisi Partai Hanura dari daerah pemilihan Kota Tual, Maluku Tenggara, dan Kepulauan Aru itu, pihaknya sepakat undangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku dan perusahaan yang melakukan galian C disungai itu.”Kami agendakan Senin depan kita undang Dinas Lingkungan Hidup dan   perusahaan yang beroperasi  disitu. Kalau anggota Komisi berharap lebih cepat lebih baik kita segera undang pihak terkait,”terangnya.

Dia mengaku, pihaknya mengundang Dinas Lingkungan Hidup dan pihak perusahaan.”Kita pertanyakan analisis dampak lingkungan dan alasan perusahan melakukan aktivitas galian C di sungai itu,”paparnya.

Sekedar tahu, curah hujan dengan intensitas tinggi, Selasa (26/7/2022) mengakibatkan air di sungai Wai Sakula, meluap. Akibatnya, Air luapan menutupi akses jalan utama dari Desa Hattu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah ke Kota Ambon dan sebaliknya, tertutup sementara. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *