Connect with us

Kesehatan

Patuhi Instruksi Gubernur, Sekretariat DPRD Maluku Gelar Swab

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COMAMBON-Untuk memotong mata rantai penyebaran Covid-19, sekretariat DPRD Maluku, melakukan pemeriksaan specimen metode PCR (swab), Kamis (17/9).

Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Gubernur Maluku, Murad Ismail, yang mewajibkan seluruh organisasi perangkat daerah melakukan tes untuk mendeteksi virus mematikan itu.

Selain pegawai yang bertugas di sekretariat DPRD Maluku, yakni Aparatur Sipil Negera (ASN), tenaga kontrak, dan pengamanan dalam (Pamdal) melakukan pemeriksaan. Hasilnya, daritarget 66 orang yang di tes, ternyata membengkak menjadi 78 orang yang menjalani tes tahap pertama. Tes tahap kedua dan ketiga digelar 23 September 2020.

Sekretaris DPRD Maluku, Bodewin Wattimena menjelaskan, kebijakan dilakukannya swab di Sekretariat DPRD Maluku,menindaklanjuti Instruksi Gubernur Maluku agar dilakukan pemeriksaan specimen terhadap ASN dan pegawai kontrak maupun mitra lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

“Bagi ASN dan pegawai kontrak pemeriksaan swab merupakan sebuah kewajiban dalam pengertian ini merupakan perintah pimpinan serta untuk kebaikan diri dan lingkungan. Untuk mitra seperti wartawan yang bertugas di Sekretariat DPRD Maluku juga dihimbau menjalani pemeriksaan swab untuk kebaikan bersama,” kata Wattimena kepada wartawan, Sabtu (17/9)

Menurutnya, bagi ASN dan tenaga kontrak yang sengaja tidak mengikuti pemeriksaan swab, ada tindakan atau sanksi karena kebijakan Pemerintah Daerah dan bukan kebijakan pribadi atau kepentingan tertentu.

“Kalau yang tidak ikut pemeriksaan swab, berarti yang bersangkutan tidak boleh masuk kantor hingga orang tersebut mengantongi hasil swab. Kita berharap kebijakan ini merupakan upaya untuk memutuskan klaster perkantoran lantaran perkantoran telah memiliki klater baru. Untuk itu kita menghimbau agar seluruh ASN, tenaga kontrak, petugas fraksi ikut dalam pemeriksaan swab dan ini wajib,” tegasnya.

Terkait dengan kewajiban bagi anggota legislatif mengikuti pemeriksaaan swab, Wattimena menjelaskan, khusus untuk anggota DPRD Maluku, merupakan kebijakan pimpinan DPRD Maluku.

”Kalau Komisi IV telah jalani pemeriksaaan swab, tinggal lainnya. Bahkan ada anggota DPRD Maluku yang ikut diperiksa, hari ini,” katanya.

Wattimena, kembali menegaskan, jika instruksi gubernur, sifatnya wajib, karena Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain telah melakksanakan pemeriksaan swab dan saat ini giliran Sekretariat DPRD Maluku. “Semua harus mendukung kebijakan dan instruksi Gubernur Maluku,” tegasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *