Hukum
Pengeboman Ikan Marak di Wetar, Yeremias Minta Pangdam & Kapolda Tambah Personil
AMBON,DM.COM,-Aksi pengeboman ikan di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang diduga dilakukan oleh nelayan asal Alor, Nusa Tenggara Timur, sering terjadi. Terkini, aksi para nelayan kembali terjadi di dekat pelabuhan Arwala, Kecamatan Wetar Timur,
Akibatnya, masyarakat setempat resah dengan aksi pengeboman dan pencurian ikan. Sebab, aparat TNI dan Kepolisian setempat juga tidak bisa berbuat banyak karena kekurangan fasilitas dan personil untuk mengusir dan menangkap para nelayan yang melakukan pengeboman dan pencurian ikan di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste itu.

ANOS YEREMIAS
Atas dasar itu, anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias meminta kepada Kapolda Maluku dan Pangdam XV Pattimura menambah Fasilitas pendukung untuk Polsek dan Koramil Wetar serta menambah anggota Polisi dan TNI.
“Sebab dua institusi itu kekurangan anggota,”kata Yeremias, ketika dihubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Sabtu (28/2/2026)
Wakil rakyat dari daerah pemilihan MBD dan KKT ini mengaku, aksi pengeboman ikan bukan hal baru karena sudah berulang-ulang dan hampir selalu dilakukan oleh nelayan-nelayan yang diduga berasal dari pulau Alor.
“Kita berharap, ada penambahan fasilitas dan personil, agar memanilisir aksi pengeboman di Pulau Wetar yang sering meresahkan warga,”pungkasnya.(DM-04)