Connect with us

Ragam

Pengendalian Sedimen Wai Ela Rusak, Komisi III Segera Panggil BWS

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Proyek pengendalian sedimen di Bedungan Wai Ela, Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan mengalami kerusakan. Diduga pengerjaannya tidak sesuai bestek.

Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan berat karena terjadi banjir karena curah hujan tinggi beberapa waktu lalu

Untuk itu, Komisi III DPRD Provinsi Maluku, berencana memanggil Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Selasa (27/7/2021).”Terkait proyek pengendalian sedimen Dia Eka, kita agendakan panggil BWS. Itu karena bendungan Wai Ela tanggungjawab BSW,”kata Sekretaris Komisi III, Rovik Afifudin,kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Sekretaris DPW PPP Provinsi Maluku ini mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan dari pihak BWS terkait kerusakan proyek pengendalian sedimen Wai Eka.”Kita berharap segera dilakukan penanganan dan pengendalian,”terangnya.

Soal sejumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir, Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Kota Ambon, berharap, agar dilakukan indentifikasi agar segera dilakukan penanganan darurat.

Hatta Hehanusa

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hatta Hehanusa mengatakan, proyek pengendalian sedimen Wai Ela, mengalami kerusakan karena curah hujan tinggi disertai banjir menutup sedimen di hulu bagian atas bendungan itu.”Nah kalau bangun dari hilir bagian bawah saya kira tidak terjadi seperti itu,”ingatnya.

Akibatnya, kata politisi Partai Gerindra dari daerah pemilihan Seram Bagian Barat itu, terjadi banjir sehingga luapan air merusak rumah warga.”Kita berharap pihak BWS usul tanggap darurat di Kementerian PUPR. Ini agar dilakukan rehabilitasi,”harapnya.

Untuk itu, dia berharap, kepada pemerintah agar seluruh pembangunan perencanaan yang matang.” Fokus pada posisi mana. Pembangunan tidak merata. Akibatnya anggaran tidak terpenuhi sehingga tidak maksimal. Butuh perencanaan dan agar anggaran tersedia,”harapnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *