Politik
Petahana BTN-ARI Disebut Masih “Tangguh” di Pilkada MBD, Ini Figur Penantang ?
AMBON,DM.COM,-Konstalasi politik menuju Pilkada serentak medio November 2024 di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), mulai memanas. Ini setelah sejumlah figur mulai bermunculan melakukan “manuver” mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di sejumlah partai politik di bumi Kalwedo.

JBTN-ARI
Jika sebelumnya, petahana Bupati dan Wakil Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach dan Agustinus Kilikily (BTN-ARI), telah mengumumkan ke publik MBD kalau mereka berdua kembali mencalonkan diri merebut kursi orang nomor satu dan dua yang kini sementara didudukinya.

ANOS YEREMIAS
Lantas, siapa figur yang bakal menantang petahana di gelandang Pilkada ?. Ada sejumlah nama yang terdeteksi sudah mengambil formulir pendaftaran di sejumlah partai politik sebagai bakal calon Bupati. Mereka adalah Anos Yeremias (anggota DPRD Maluku), Mos Maahury (mantan birokrat/mantan calon Wakil Bupati dan calon Bupati MBD), Odie Orno (mantan birokrat/mantan calon Wakil Bupati MBD) dan Hendri Christian (mantan Penyidik KPK).
Jika Yeremias, Orno, dan Maahury, belum diketahui siapa bakal calon Wakil Bupati yang bakal mendampingi mereka, namun Christian di berbagai platfon media sosial sudah menemui Jafet Damamain (mantan anggota DPRD Maluku/mantan calon Wakil Bupati). Kabarnya, Cristian meminang Damamain sebagai Wakil Bupati. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi kalau mereka sepakat berpasangan.
Terpisah, sejumlah komponen pemuda dan warga MBD ketika berdiskusi dengan DINAMIKAMALUKU.COM, diberbagai kesempatan mereka mengakui, BTN-ARI masih tangguh dan berpeluang kembali terpilih pada “pesta” demokrasi lokal lima tahunan didaerah itu.
“Memang kalau peluang menang ada di pasangan petahana. Apalagi, dua kekuatan ini kembali menyatu untuk merebut posisi Bupati dan Wakil Bupati,” kata mereka, secara terpisah.
Mereka menilai, figur yang bisa bersaing dengan petahana adalah Yeremias dan Orno, yang sudah teruji. Namun, ingat mereka, Yeremias dan Orno, harus jeli memilih Wakil Bupati yang berkontribusi dalam perolehan suara.”Nah, persaingan ada di Yeremias dan Orno. Kalau ingin menang mereka harus kerja keras yang ekstra untuk mengalahkan pasangan petahana,”ingat mereka.
Terpisah, salah satu pengamat politik Semi Lekatompessy menilai, pasangan petahana biasanya selalu diunggulkan karena sudah teruji dan sudah berbuat ditengah masyarakat. Apalagi, ingat dia, kepala daerah dan wakil kepala daerah kembali berpasangan sulit dikalahkan.
“Kecuali mereka pisah di Pilkada. Jadi memang betul, penantang ingin memenangkan Pilkada harus kerja keras, karena memang peluang memenangkan pilkada itu suka tidak suka pasti yang menang adalah petahana,”kata Lekatompessy, ketika dihubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (15/5/2024).(DM-01).