Politik
PSI MBD Mendukung BTN-Ari Sudah Tepat & Sesuai Mekanisme


AMBON,DM.COM,-Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), saat ini dalam proses pendaftaran di KPU setempat. Partai politik (Parpol) saat ini berlomba-lomba mendukung pasangan petahana, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwardai Kilikily (BTN-Ari).
Selain, parpol yang memiliki kursi di DPRD MBD mendukung BTN-Ari, seperti PDIP, NasDem, PKB, Perindo, PAN, Demokrat, kini Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang tidak memiliki kursi di DPRD setempat ikut mendukung pasangan yang saat ini menjabat Bupati dan Wakil Bupati MBD.
Salah satu pegiat demokrasi, Fredi Ulemlem mengatakan, isu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dengan konteks pemilihan kepala Daerah adalah dua hal yang berbebeda.
“Jika mengatakan bahwa PSI tidak boleh ada dalam gabungan koalisi yang ada PDI-P adalah suatu hal yang keliru,”kata Ulemlem, melalui keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (28/8/2024).
Pernyataan Ulemlem, sekaligus menyikapi pemberitaan salah satu media online, terkait dukungan DPD PSI MBD ke BTN-Ari.Dia mencontohkan, koalisi PSI Kabupaten Malang yang memutuskan medukung Sanusi Lathifan (SALAF), tidak ada isu Kolisi Indonesia Maju Plus atau yang dikenal secara nasional dengan KIM Plus Ulemlem menambahakan bahwa kalau bicara KIM Plus, di BTN-ARY ada Partai-Partai Koalisi Indonesia Maju seperti Partai Demokrat, Parta Amanat Nasional, dan ditambah dengan Partai-Partai yang berbagung dengan KIM yaitu Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Nasdem.
Ulemlem yang juga praktisi hukumini menambahakan tentunya PSI MBD rasional dengan memilih BTN-ARY yang memiliki Kredibilitas sudah teruji dan kepuasan publik Maluku Barat Daya mencapai 83.3 persen berdasarkan hasil survei dari Lembaga Survei Indikator punyanya Prof Baharudin Murtadi, daripada memilih calon yang tidak punya pengalaman dalam membagun Maluku Barat Daya.
Ulemlem mencontokan Supir tua yang sudah berpengalaman membawa mobil, dari pada memilih supir yang belum punya SIM dan tidak mempunyai jam terbang membawa mobil.
Ketua PSI Maluku Barat Daya Petrus Metaloy yang dikonfirmasi membantah bahwa sikap PSI ke pasangan Benyamin-Ari adalah tindakan sepihak yang tidak melibatkan fungsionaris partai yang lain, menurutnya semua dilakukan berdasarkan sikap kolektif dan dalam kordinasi dengan Pengurus DPW Provinsi Maluku maupun DPP.
“Terkait dengan tuduhan tentang Kasus korupsi yang melibatkan Bupati Incumbent, memang banyak petahana yang diserang kampanye hitam (Black Campaign), kita kira semua orang bebas untuk menyampaikan pendapat, tapi jangan lupa pendapat yang disampaikan harus berbasis data,”ingatmya.
“Hal yang tidak biasa adalah ketika menjelang Pilkada barulah banyak kasus korupsi yang dilaporkan, sehingga kami merasa Penegak Hukum juga tau mana kasus yang murni datang dari spirit penegakan hukum, mana yang mempolitisasi hukum. Saya kira Penggunaan Dana PEN itu hal yang biasa, ibaratkan kita ojek lalu kredit motor, mau usaha kita gunakan dana KUR, membangun rumah kita gunakan KPR, kredit itu hal biasa dalam pembangunan,”ungkapnya.
Ulemlem menambahkan, tentang Asas Praduga Tak Bersalah atau presumption of innocence, bahwa selama tidak ada putusan yang berkekuatan hukum tetap inkracht van gewijsde tuduhan-tuduhan itu adalah bentuk dari Black Campaign. “Kita harus bertanding dengan sportif dan menjunjung tinggi asas-asas pemilu,”pungkasnya.(DM-04)