Connect with us

Kesehatan

Ratusan Karyawan BKP-BTR Berisiko Tinggi Bakal Divaksin Cegah Covid-19

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, ratusan karyawan Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, dalam waktu dekat akan divaksin.
Prioritas vaksinasi bagi karyawan yang berisiko tinggi tertular virus kematian itu.

“Yang pertama-tama akan divaksinasi  adalah para karyawan yang memiliki risiko tinggi, misalnya mereka yang banyak bertemu dengan orang lain dalam bekerja atau merupakan jenis pekerjaan berkelompok serta  berhadapan langsung dengan masyarakat di sekitar lokasi operasi,”  kata Dino Musida, Bagian Komunikasi BKP-BTR, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (25/6/2021).

Dia mengaku, program vaksinasi ini bagi karyawan, selama Juni 2021  setelah BKP-BTR mendapat suplai 800 dosis vaksin melalui induk perusahaan yakni PT Merdeka Copper Gold.

Vaksin tersebut disasarkan kepada para karyawan BKP-BTR dan kontraktor mitra yang berada di lokasi kerja di Pulau Wetar.

Disebutkan, 800 vaksin ini merupakan pemberian vaksin tahap pertama dan selanjunya akan datang lagi penyaluran vaksin tahap kedua untuk disuntikkan kepada para karyawan perusahaan.

Kegiatan vaksinasi akan dilakukan begitu vaksin tiba di lokasi dan pelaksananya oleh tim dari Rumah Sakit Siloam Kupang (Nusa Tenggara Timur).

“Vaksin yang digunakan adalah vaksin Gotong Royong yang dibeli dan disalurkan oleh perusahaan, dan bukan vaksin milik negara yang digratiskan untuk masyarakat,” tandas Dino.

Dari semua anak perusahaan Merdeka Copper Gold, Wetar mendapat paling banyak vaksin karena paling memiliki potensi risiko tinggi dan lebih perlu ketimbang lokasi proyek di tempat lain.

Mengingat situasi peningkatan jumlah dan korban COVID-19, maka pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan ketat.

“Selain 3M dan kewajiban PCR/antigen swab test bagi karyawan sebelum kembali dari cuti, juga yang menarik adalah random swab tiap hari dari departemen ke departemen atau unit kerja,”ungkapnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *